Pemancing Tenggelam di Sungai Kalimireng Gresik Ditemukan 200 meter dari TKP
- VIVA Jatim
Gresik, VIVA Jatim – Setelah dua hari pencarian, tim gabungan akhirnya menemukan Agung Arif Arimbawa (23), pemancing yang dilaporkan tenggelam di Sungai Kalimireng, Desa Manyar Sidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.
Korban Agung Arif Arimbawa ditemukan pada Sabtu, 17 Oktober 2026 pukul 14.30 WIB, sekitar 200 meter dari titik awal korban dilaporkan tenggelam atau tempat kejadian perkara (TKP).
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk menjalani visum. Operasi pencarian hari kedua tersebut melibatkan Satpolairud Polres Gresik, BPBD Kabupaten Gresik, Basarnas, Ditpolairud Polda Jawa Timur, Polsek Manyar, Pemerintah Desa Manyar Sidomukti, Rukun Nelayan, serta Tim Reaksi Cepat (TRC) desa.
Kasatpolairud Polres Gresik, AKP I Nyoman Ardita, menerangkan peristiwa itu bermula pada Jumat, 16 Oktober 2026 sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, Agung sedang memancing di Sungai Kalimireng. Ketika pancingnya tersangkut, korban berupaya mengambilnya dengan turun dan berenang ke sungai.
Namun, kondisi sungai yang sedang pasang membuat korban terbawa arus hingga dilaporkan hilang dan tenggelam.
"Pencarian kemudian dilakukan oleh tim gabungan dengan menyisir kawasan sungai hingga korban ditemukan pada hari kedua operasi SAR. Pentingnya koordinasi antarinstansi dalam pelaksanaan operasi pencarian dan evakuasi korban," ujarnya.
AKP Nyoman melanjutkan setelah dilakukan pencarian selama dua hari, korban berhasil ditemukan oleh tim gabungan sekitar 200 meter dari lokasi awal tenggelam.
"Sekarang korban dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk menjalani visum. Kami mengapresiasi seluruh unsur yang telah membantu proses pencarian dan evakuasi,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terlebih ketika debit air meningkat atau arus sedang kuat. Masyarakat diimbau tidak memaksakan diri masuk ke sungai untuk mengambil barang yang tersangkut apabila kondisi berisiko membahayakan keselamatan.