SGN Perkuat Komitmen Implementasi ESG dan Transparansi Keberlanjutan

Penyelenggaraan ASRRAT Award 2025.
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya, VIVA Jatim-PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) meraih Silver Rank untuk laporan keberlanjutan tahun buku 2024 dalam ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASSRRAT) 2025 yang digelar National Center for Corporate Reporting (NCCR) bekerja sama dengan Institute of Certified Sustainability Practitioners (ICSP).

img_title Pelaku Usaha Keluhkan KBLI 2025, Kadin Jatim Dorong Regulasi yang Lebih Efisien

Sekretaris Perusahaan PT SGN, Yunianta, menyampaikan bahwa pencapaian ini bentuk pengakuan atas konsistensi perusahaan dalam meningkatkan kualitas pengungkapan ESG. Dan prestasi ini merupakan hasil kerja seluruh insan perusahaan dalam memperkuat implementasi keberlanjutan.

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa Sustainability Report kami telah disusun sesuai standar GRI dan mencerminkan komitmen perusahaan terhadap penerapan prinsip keberlanjutan," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 2 Desember 2025.

img_title Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Perkuat Industri di Timur Indonesia

Ia menegaskan bahwa pencapaian ini adalah hasil kerja seluruh insan SGN dalam memperkuat implementasi ESG, mulai dari efisiensi energi, pengelolaan air, pengurangan emisi, hingga pemberdayaan petani tebu.

"Kami bersyukur atas pencapaian ini, dan semoga tahun depan peringkat tersebut dapat kami tingkatkan melalui peningkatan kualitas data dan penguatan program keberlanjutan perusahaan," katanya.

img_title Manufacturing Surabaya 2026 Dorong Penguatan Ekosistem Manufaktur Timur Indonesia

ASRRAT 2025 turut menjadi ruang bagi perusahaan di Asia untuk memperkuat kualitas laporan keberlanjutan melalui mekanisme penilaian dan pemberian umpan balik seperti scorecard.

Melalui ajang ini, NCCR dan ICSP berharap praktik pelaporan keberlanjutan di kawasan dapat terus meningkat sejalan dengan standar global serta kebutuhan informasi yang lebih akurat dan kredibel bagi pemangku kepentingan.

Chairman Board of Trustee NCCR, Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, menekankan perlunya harmonisasi standar pelaporan keberlanjutan secara global. Ia menyebut perkembangan regulasi internasional seperti IFRS S1–S2, TCFD, GRI Standards, dan ASEAN Taxonomy sebagai dorongan bagi perusahaan untuk menyajikan laporan yang semakin terukur.