Tebu Berkualitas MBS Dukung Hasil Optimal Petani di PG Pradjekan

Truk Pengangkut Tebu saat akan Dibawa ke Pabrik Gula Pradjekan Bondowoso.
Sumber :
  • Istimewa

Bondowoso, VIVA Jatim-Bagi petani tebu, menghasilkan tebu berkualitas menjadi salah satu kunci untuk memperoleh hasil panen yang optimal. Melalui penerapan prinsip MBS (Manis, Bersih, dan Segar), petani dapat menjaga kualitas tebu sejak dari kebun hingga dikirim ke Pabrik Gula (PG) Pradjekan, Bondowoso, sehingga mendukung pencapaian rendemen dan hasil pengolahan yang baik.

img_title Kolaborasi SGN dan Polda Sumsel Kendalikan Kebakaran di Perkebunan Tebu Ogan Ilir

Tebu yang manis, bersih, dan segar memiliki peran penting dalam menentukan kualitas bahan baku yang diterima pabrik. Tebu yang dipanen pada tingkat kemasakan optimal, minim kotoran, serta segera dikirim setelah ditebang dapat membantu menjaga kualitas tebu dan mendukung proses pengolahan yang lebih optimal.

Bagi petani, kualitas tebu tidak hanya berkaitan dengan hasil produksi, tetapi juga berpengaruh terhadap nilai yang diperoleh dari hasil panen. Semakin baik kualitas tebu yang dikirimkan, semakin besar peluang untuk mendapatkan hasil pengolahan dan rendemen yang optimal. Hal ini menjadi salah satu upaya petani untuk meningkatkan hasil usaha dan pendapatan dari budidaya tebu.

img_title Revolusi 888: 8 Agustus, Sejumlah Pabrik Gula SGN Capai Rendemen 8 Persen

Kinerja PG Pradjekan yang secara konsisten menunjukkan hasil dan rendemen yang baik turut didukung oleh pasokan tebu berkualitas dari petani. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan hubungan yang saling menguntungkan antara petani dan pabrik gula.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPC APTRI) PG Pradjekan Bondowoso, Rolis Wikarsono, mengajak para petani untuk terus meningkatkan kualitas tebu dengan menerapkan prinsip MBS.

img_title Mentan Targetkan Swasembada Gula Rampung dalam Dua Tahun, PT SGN Siap Percepat Program Bongkar Ratoon

“Petani harus terus menjaga kualitas tebunya. Tebu yang Manis, Bersih, dan Segar akan memberikan hasil yang lebih baik ketika masuk ke pabrik. Kami mengajak petani untuk mengirimkan tebu dengan mutu MBS ke PG milik PT SGN agar hasil yang diperoleh lebih maksimal. Dengan hasil yang baik, tentu harapannya pendapatan petani juga dapat meningkat,” ujar Rolis Wikarsono dalam keterangan tertulisnya.

Ia menambahkan bahwa peningkatan kualitas tebu perlu menjadi perhatian bersama. Menurutnya, petani memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan industri gula karena kualitas bahan baku yang baik akan mendukung kinerja pabrik sekaligus membuka peluang bagi petani untuk memperoleh hasil yang lebih optimal.

Halaman Selanjutnya
img_title