i-Sentra Lamongan, Gerbang Industri Baru Kawasan Indonesia Timur

i-Sentra Lamongan
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya, VIVA Jatim – Jakamitra Indonesia (Jakamitra) meluncurkan i-Sentra @Lamongan sebagai kawasan industri Smart-Eco generasi terbaru di Kabupaten Lamongan, yang diproyeksikan menjadi gerbang aktivitas industri menuju kawasan Indonesia Timur.

img_title Perempuan Pelaku Curanmor di Lamongan jadi Bulan-bulanan Warga Usai Ditinggal Kabur Teman Prianya

Selain mempercepat pertumbuhan ekonomi regional, kawasan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong pemerataan ekonomi di Jawa Timur.

Tak hanya itu, kawasan ini juga diharapkan menjadi katalis transformasi ekonomi daerah sekaligus memperkuat posisi Lamongan dalam peta industri nasional.

img_title Gadis ABG 16 Tahun di Lamongan Dicabuli, Pelaku Kakak dan Ayah

Direktur Jakamitra, Benjamin Soenadi, menyatakan, i-Sentra @Lamongan digadang-gadang bakal menjadi pusat industri yang menghadirkan ekosistem manufaktur terintegrasi sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen dalam kerangka visi Indonesia Emas.

"Secara geografis kawasan ini berada di koridor industri Jawa Timur dengan konektivitas logistik yang kuat, antara lain kedekatan dengan pelabuhan laut dalam berstandar internasional sekitar 1,5 kilometer serta rencana pembangunan jalan tol baru Tuban–Lamongan–Gresik yang dijadwalkan sebagai proyek strategis nasional untuk dilelang pada 2026," ujarnya, Selasa, 31 Maret 2026.

img_title Sejumlah Pemuda yang Hendak Balap Liar Digagalkan Petugas, Polisi Tilang 10 Kendaraan

Keunggulan tersebut kata dia, menempatkan i-Sentra sebagai simpul logistik dan distribusi penting bagi aktivitas industri yang menyasar pasar domestik maupun kawasan Indonesia Timur, yang memiliki potensi komoditas pertanian besar namun masih membutuhkan pengolahan bernilai tambah, termasuk untuk pasar ekspor.

Melalui integrasi ekosistem industri kelas dunia, i-Sentra juga menawarkan dukungan insentif fiskal, layanan perizinan satu pintu, serta kemudahan konstruksi cepat melalui program Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KILK).

"Fasilitas tersebut dirancang untuk menciptakan lingkungan investasi yang kompetitif, baik bagi penanaman modal asing maupun ekspansi industri domestik, sekaligus memperkuat poros industri nasional," tambahnya.

Dia mengatakan, pembangunan i-Sentra tidak hanya bertujuan menarik investasi, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kawasan tersebut dikatakannya, juga mengedepankan prinsip ekonomi sirkular, pemanfaatan energi terbarukan, serta pengembangan tenaga kerja lokal agar pertumbuhan yang dihasilkan bersifat inklusif dan berkelanjutan.

Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kawasan industri modern yang selaras dengan kebutuhan pembangunan jangka panjang.

"Kawasan i-Sentra dibagi dalam beberapa klaster strategis, di antaranya klaster Food and Beverage, klaster kimia, serta klaster industri umum. Pembagian ini diharapkan mampu memaksimalkan sinergi antarindustri sekaligus meningkatkan daya saing kawasan. Melalui klaster pangan khusus dengan fasilitas manufaktur berstandar tinggi, i-Sentra juga mendukung prioritas pemerintah dalam mendorong swasembada pangan dan memperkuat ketangguhan rantai pasok melalui hilirisasi komoditas esensial," bebernya.

Halaman Selanjutnya
img_title