Kejuaraan Dunia Muaythai IFMA 2026, Pelajar Gresik Raih Medali Perunggu

Atlet Muaythai Asal Gresik (Biru), Fautsa Latifah El Fatihah di Kejuaraan Dunia Muaythai IFMA 2026.
Sumber :
  • Istimewa

Gresik, VIVA Jatim-Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Kabupaten Gresik di kancah internasional. Pelajar SMA Negeri 1 Gresik, Fautsa Latifah El Fatihah, berhasil mempersembahkan medali perunggu pada IFMA World Champion 2026 yang berlangsung di Malaysia pada 16–26 Juni 2026 lalu.

img_title Pelabuhan Memiliki Peran Strategis dalam Menjaga Ketahanan Pangan

Atlet berusia 16 tahun itu tampil pada nomor Female kelas 48 kilogram U-24 dalam kejuaraan yang diselenggarakan The International Federation of Muaythai Associations (IFMA) dan diikuti atlet-atlet terbaik dari berbagai negara.

Ketua Cabang Olahraga Muaythai Kabupaten Gresik, Ahmad Al Juffry, bangga atas capaian salah satu atlet binaannya yang sukses mengharumkan nama Indonesia di ajang dunia. Pada kejuaraan tersebut, Kabupaten Gresik mengirimkan tiga atlet terbaik untuk memperkuat kontingen Indonesia.

img_title Polres Gresik-Kejari Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

"Tentu dengan raihan medali perunggu oleh Latifah El Fatihah membuat kami bangga. Tidak mudah untuk bisa mempersembahkan medali bagi Indonesia, apalagi pesaingnya atlet terbaik dari negara masing-masing," ujarnya, Jumat, 3 Juli 2026.

Al Juffry melanjutkan, prestasi di kejuaraan dunia tersebut melanjutkan tren positif yang ditunjukkan Latifah dalam beberapa tahun terakhir. Sebelumnya, ia berhasil meraih medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur serta menorehkan sejumlah prestasi di ajang Kejuaraan Nasional Muaythai.

img_title Raih Adiwiyata Mandiri, Menteri Jumhur Nilai SMAN 1 Gresik Layak Jadi Teladan Nasional

Berkat konsistensi prestasinya, sejak 2024 Latifah dipercaya menjadi bagian dari Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) Jawa Timur sebagai persiapan menghadapi berbagai kejuaraan tingkat nasional maupun internasional.

"Dia atlet yang disiplin. Meski berstatus pelajar, dia mampu membagi waktu antara belajar dan latihan. Dia berbakat dan sudah mengoleksi sejumlah prestasi, termasuk juara nasional Muaythai dan medali emas Porprov. Sekarang juga menjadi bagian dari Puslatda Jawa Timur," katanya.

Al Juffry berharap keberhasilan pelajar asal Perum Greenhill, Kecamatan Kebomas itu dapat menjadi inspirasi bagi atlet-atlet muda Muaythai di Gresik agar semakin termotivasi meningkatkan kemampuan dan berprestasi di level yang lebih tinggi.

"Harapan kami semoga Latifah semakin termotivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan level kemampuannya. Prestasi ini juga diharapkan menjadi penyemangat bagi atlet-atlet Muaythai Gresik lainnya untuk berprestasi di tingkat nasional hingga internasional," jelasnya.

Sementara itu, Fatihah mengaku senang bisa memberikan medali di kejuaraan Muaythai di Malaysia ini. Meski di kejuaraan ini diikuti atlet dari negara yang kuat seperti Thailand, Rusia, Ukraina dan Malaysia.

Halaman Selanjutnya
img_title