PT SIER-Unej 'Bergandeng Tangan' Dukung Merdeka Balajar Kampus Merdeka
- IST/Viva Jatim
Jatim – PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) melakukan penandatanganan kerja sama penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi, sebagai wujud kontribusi nyata bagi dunia pendidikan.
Kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi sendiri, adalah dalam rangka mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang bekerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Jember (FH Unej).
Sementara penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut, dilakukan antara Dirut PT SIER, Didik Prasetiyono dengan Dekan FH Unej, Prof Dr Bayu Dwi Anggono SH MH di Wisma SIER pada Jumat 11 November 2022.
Menurut Kepala Divisi Hukum PT SIER, Jefri Ikhwan Ma'arif, SIER sebagai kawasan industri milik pemerintah ingin berkontribusi pada dunia pendidikan, dengan memberikan pengalaman dunia kerja dan praktik nyata di lapangan bagi mahasiswa, khususnya mahasiwa FH Unej.
"Dunia kerja dengan dunia pendidikan itu harus bersinergi, memberikan pengalaman kerja dengan cara magang bagi mahasiswa,” kata Jefri.
Baca juga: Sukses Jadi Kawasan Industri Hijau dan Modern, SIER Raih 2 Penghargaan
Sehingga para mahasiswa tidak hanya menerima teori-teori saja di kampus. “Tapi juga bisa mempraktikkannya di dunia kerja,” sambungnya.
Pelaksanaan magang nanti, kata Jefri, akan dikonfersikan dengan SKS mahasiswa. Makanya harus menyesuaikan dengan kegiatan di FH Unej.
"Untuk jumlah mahasiwa yang magang nanti akan menyesuaikan. Sedangkan jangka waktunya antara 6-12 bulan," jelasnya.
Dalam ruang lingkup perjanjian kerja sama ini, jelas Jefri, selain program magang mahasiswa, juga ada praktisi mengajar, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, pelibatan dosen dalam pemberian keterangan ahli, dan kegiatan akademik lainnya.
Sementara Dekan FH Unej, Prof Dr Bayu Dwi Anggono SH MH mengatakan, pihaknya berkewajiban bagaimana menciptakan mahasiswa unggul. Ciri-ciri mahasiswa unggul adalah mudah segera diterima di dunia pengabdian. Seperti dunia kerja di PT SIER, lembaga kementerian, NGO, ataupun lembaga lainnya.
“Kami sadar, tidak mungkin mahasiswa unggul jika kita tidak punya mitra-mitra yang unggul, tidak punya mitra kerja sama. Untuk menciptakan mahasiswa yang unggul itu, sejak awal para mahasiswa harus dibangun mental yang siap di dunia kerja,” ungkapnya.