Tutup GCC Batch, Gubernur Khofifah: Guru Harus Bersahabat dengan IT

Khofifah Indar Parawansa dan guru peserta GTK Creative Camp
Sumber :
  • Humas Pemprov Jatim

Jatim – Puncak ajang bergengsi tahunan tingkat provinsi, GTK Creative Camp (GCC) Batch 3 telah resmi ditutup oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indah Parawansa. Banjir penghargaan diterima oleh juara terbaik dari berbagai kategori lomba. 

img_title Saat Khofifah dan Emil Dardak Puji Lukisan Karya SBY

Mereka berkompetisi di bidang Anugerah Penulis Buku, Video Tourism, Kewirausahaan, Film Pendek. Selanjutnya bidang lomba Fashion, Pembelajaran Berbasis IT, Desain Grafis, bidang lomba Daur Ulang, Inovasi Kompetensi Kepala Sekolah  Terakhir bidang lomba Optimasi Peran Pengawas Sekolah.

Dinas Pendidikan Provinsi Jatim juga milih cabang terbanyak peserta GCC, kacab inspiratif, cabang terbaik pemerataan GTK, cabang terbaik input data A-GTK 1.7 dan cabang terbanyak prosentase IKM Mandiri.

img_title Akhir Juli 2026, Bulog Jatim Salurkan 99.004 Ton Beras ke 4.050 Outlet

Tahun ini, sebanyak 18.338 peserta yang terdiri dari guru SMA/SMK dan PKPLK, Kepala Sekolah, Cabang Dinas dan Kepala Pengawas Sekolah di Jatim telah mengikuti kegiatan yang dilaksanakan sejak Agustus lalu.

Jumlah ini meningkat 189,52 persen di banding tahun 2021 yang hanya diikuti 6.333 orang atau 27,09 persen, dan 2020 dengan 4.983 peserta. 

img_title Khofifah Lantik Aftabuddin Sebagai Kepala Dinas ESDM Jatim Definitif

Dalam sambutannya pada GCC Batch 3 ini, Gubernur Khofifah mengungkapkan adanya kegiatan ini menjadi bermakna karena pesertanya apresiatif. Ia mencontohkan seperti lebih 4 ribu peserta memilih sektor kewirausahaan dan lebih 3 ribu peserta memilih sektor IT. 

Menurut Khofifah, baik kewirausahaan maupun digital IT menjadi satu kesatuan ditengah kemajuan peradaban saat ini. Sebab, kata dia tren saat ini untuk kewirausahaan jika ingin  membangun akses pasar dunia harus menguatkan ekosistem digital, pendidikan dan sektor lain. 

"Karena itu skill para guru dan anak didik harus bersahabat dengan digital IT," ujarnya dalam keterangan tertulisnya yang diterima VIVA Jatim, Minggu 20 Nopember 2022.

Dikatakan gubernur perempuan pertama di Jatim ini, saat ini dunia sedang mengalami perubahan. Sehingga dibutuhkan inovasi dan inisiasi untuk mengupdate berbagai percepatan perubahan yang terjadi.

"Harus bergerak dan ini butuh ekosistem. GCC adalah sebuah ekosistem yang disiapkan dindik Jatim untuk adaptasi perubahan ini," jelasnya. 

Khofifah melanjutkan ditengah perubahan ini guru dan kepala sekolah harus menyiapkan siswa didiknya menjadi game changer. 

"Karena itu untuk mewujudkan pendidikan berkualitas dan menyiapkan tatanan jaman agar siap dengan perubahan dibutuhkna guru dan kepala sekolah yang inovatif dan kreatif," pungkasnya. 

Halaman Selanjutnya
img_title