Elit Golkar: PKS Punya Hasrat Bergabung dalam Pemerintahan Prabowo

Dito Ariotedjo, Politikus Partai Golkar
Sumber :
  • Viva

Jakarta, VIVA JatimKoalisi Indonesia Maju (KIM) tengah intens membangun komunikasi dengan sejumlah partai politik, terutama sejak perwakilan KIM hadir dalam acara Harlah ke-26 PKB beberapa waktu lalu hingga ada keinginan PKS bergabung.  

img_title Gus Kikin Ketum PBNU, Sekjen Golkar: Semoga bisa Merangkul Semua Kelompok

Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Partai Golkar Dito Ariotedjo kala merespons soal wacana Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus yang dilontarkan Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.

“Ya, kan komunikasi intens, seperti kemarin di HUT-nya PKB. PKS juga menyatakan ingin bersama. Dan kita lihat kemarin Perindo--sekarang ketum-nya Mbak Angela---dalam pidatonya dan presscon-nya (konferensi pers) sudah menyatakan akan bersama pemerintah selanjutnya di bawah Pak Prabowo-Gibran,” kata Dito di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis, 1 Agustus 2024.

img_title Perkuat Struktur Jatim Jelang Pemilu 2029, PRI Bentuk Pengurus di 38 Kabupaten/Kota hingga Kecamatan

Dito pun menyambut baik keinginan partai yang mau bergabung ke KIM, apalagi untuk turut serta membangun bangsa dan negara. "Intinya, selama bisa bersama, lebih baik itu, lebih bagus,” ujarnya.

Sufmi Dasco mengungkap akan ada KIM Plus untuk menyambut kontestasi Pilkada 2024, khususnya di wilayah Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. 

img_title HUT ke-1 di Madiun, PRI Targetkan 50 Kursi DPR RI dan Perkuat Struktur di 38 Kabupaten/Kota

Selain itu, keinginan PKS masuk dalam jajaran partai koalisi Prabowo juga telah diisyaratkan oleh Presiden PKS Ahmad Syaikhu beberapa waktu lalu.

Syaikhu menanggapi pernyataan Dasco mengenai perlunya kolaborasi untuk membangun negeri sehingga dalam konteks pemerintahan, tidak mungkin dilakukan oleh satu partai politik saja.

"Oleh karena itu, saya kira untuk Pak Dasco, khususnya, dan Gerindra, ajak-ajaklah PKS. Jangan coba sekadar ajak Partai NasDem dan PKB, PKS ditinggal sendirian," ujarnya.