Pemkab Gresik Ajak Masyarakat Gunakan Popok Pakai Ulang ke Bayi

Plt Bupati Gresik ajak masyarakat pakai popok pakai ulang.
Sumber :
  • Tofan Bram Kumara/Viva Jatim

Gresik, VIVA Jatim –Melalui Program Nawa Karsa Gresik Lestari, Pemkab Gresik terus berupaya untuk mengurangi sampah plastik. Salah satu diantaranya dengan mengurangi penggunaan popok sekali pakai, program Bumbi (Dari bunda untuk bumi dan bayi) bersama-sama untuk mengurangi pencemaran lingkungan.

img_title Gerakan Pangan Murah, Upaya Pemkab Gresik Jaga Harga Sembako dan Inflasi

Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah saat menghadiri sosialisasi Gresik bebas popok sekali pakai mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Common Seas Indonesia ini merupakan bentuk kolaborasi untuk memperkenalkan popok pakai ulang ke masyarakat. Melalui program Bumbi (Dari bunda untuk bumi dan bayi) bersama-sama untuk mengurangi pencemaran lingkungan dengan tidak memakai popok sekali pakai.

“Apalagi Gresik juga mempunyai program Nawa Karsa Gresik Lestari. Program ini  menjadikan lingkungan hidup semakin baik. Tentunya kolaborasi ini sejalan dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Gresik untuk menjaga lingkungan tetap sehat,” jelas Bu Min, sapaan akrab Plt Bupati Gresik, Kamis, 17 Oktober 2024.

img_title Pelayanan Kesehatan Bawean Terkendala Generator Oksigen, DPRD Gresik Usulkan Pengadaan pada 2027

Kondisi geografis Kabupaten Gresik yang dilalui oleh dua Sungai yaitu Sungai Bengawan Solo dan Kali Lamong  berpotensi menjadi tempat pembuangan limbah rumah tangga. Ini tentu harus dijaga agar tidak dijadikan tempat pembuangan sampah.

“Membuang di sungai juga merupakan kebiasaan buruk. Ini dapat mengakibatkan polusi air dan tidak bagus untuk sanitasi bersih dan sehat. Sehingga, kita bersama-sama menjaga lingkungan agar tidak tercemari,” ungkap Bu Min.

img_title Resmi Dilantik Bupati, Ini Fokus Kerja Dewan Pendidikan Gresik 2026-2027

Selain itu lanjut Bu Min, dengan merubah perilaku dari penggunaan popok sekali pakai menjadi popok pakai ulang  dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga. Nantinya, pengeluaran yang biasa digunakan membeli popok sekali pakai dapat dialokasikan untuk pemenuhan gizi bayi.

Harapannya bahwa program ini dapat berkelanjutan. Selain menjaga lingkungan hidup juga dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Kabupaten Gresik.

“Ini merupakan kesempatan untuk para CSR dalam memaksimalkan program bagi masyarakat. Harapannya semua dapat berkolaborasi dengan baik untuk meningkatkan kualitas sehat masyarakat Kabupaten Gresik semakin sejahtera,” terang Bu Min.

Di tempat yang sama, Celia Siura,  Founder Program Bumbi mengungkapkan untuk menuntaskan masalah sampah popok sekali pakai harus melibatkan semua pihak. Baik dari pemerintahan, CSR perusahaan, dan juga masyarakat.

Halaman Selanjutnya
img_title