Petasan Jatuh dari Balon Udara di Tulungagung Mobil dan Rumah Rusak
- Madchan Jazuli
Tulungagung, VIVA Jatim-Rumah milik Turmudi warga RT 01 RW 05 Dusun Bancang, Desa Gandong, Kecamatan Bandung Tulungagung rusak di bagian depan gegara petasan jatuh dari balon udara. Tak hanya rumah, mobil milik anaknya yang mudik dari Denpasar Bali ikut rusak parah di bagian bodi samping.
Korban Mujadi alias Zakat (62) mengatakan bahwa kejadian berawal dari adanya balon udara yang di bawahnya ada petasannya. Petasan tersebut jatuh di rumah kedua orang tuanya dan meletus.
"Ternyata mercon sudah jatuh di atap. Pertama kali ada tiga ledakan kecil-kecil serta dua ledakan besar sekali," ujar Mujadi yang terluka lecet di beberapa bagian tubuhnya terkena serpihan kaca, Rabu, 2 April 2025.
Mujadi mengungkapkan ledakan tersebut menyebabkan kerusakan paada rumah dan satu unit mobil Xenia bernopol DK 1643 AB. Untuk mobil yang rusak berada di sebelah kiri hancur bagian kiri pintu.
"Kalau ini luka-luka ya kena percikan kaca, batu kerikil yang dari tanah," ulasnya.
Pria yang merantau dan berdomisili di Denpasar Bali ini menerangkan bahwa posisinya tengah di depan pintu dapur. Rencana, akan mengecek langsung kejadian yang mengenai mobilnya.
"Karena mau ngecek waduh mobil saya kena. Mau tak lempar itu ternyata sudah meledak duluan. Iya ini dalam rangka mudik," paparnya.
Ia menduga bahwa yang menaikkan balon tersebut orang dari kampung sebelah. Sebab arah balon berasal dari barat rumah orang tuanya.
Kapolsek Bandung, Ajun Komisaris Polisi Anwari yang langsung ke lokasi kejadian perkara (TKP) menerangkan bahwa dugaan balon udara tersebut diperkiraan bukan dari wilayah Kecamatan Bandung.
Pasalnya, pihaknya telah mensosialisasikan dan sudah berkoordinasi dengan pihak PLN Kediri dalam hal ini Madiun dan Campurdarat. Pun juga setiap hari telah melaksanakan patroli balon udara.
"Kami curigai yang kami lakukan penyelidikan sementara areal dari wilayah Ngadisuko Kabupaten Trenggalek," ujar AKP Anwari.
Sementara barang bukti yang diamankan tiga petasan yang tidak meledak. AKP Anwari mengatakan pecahan kaca turut dijadikan alat bukti untuk langkah penyelidikan lebih lanjut.
Sedangkan korban dari pemilik kendaraan luka ringan terkena percikan dari kaca mobil. Korban saat terjadi ledakan bisa mengamankan diri, tapi tidak kuasa dengan asap yang tebal sehingga dia segera mengindar.