Perampok Bersenpi Gondol Uang Ratusan Juta di Gresik, Warga Terkena Tembakan

Lokasi perampokan di Driyorejo, Kabupaten Gresik.
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya, VIVA Jatim –Komplotan perampok beraksi di Jalan Raya Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, pada Senin, 14 April 2025. Uang ratusan juta rupiah yang dibawa korban dirampas, sementara satu warga yang menolong terkena tembakan.

img_title Gerakan Pangan Murah, Upaya Pemkab Gresik Jaga Harga Sembako dan Inflasi

Kepala Kepolisian Sektor Driyorejo Ajun Komisaris Polisi Musihram menjelaskan, aksi perampokan tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, dua karyawan SPBU terdekat, JR dan H, hendak menyetor uang order BBM ke kantor BRI Karanglo, Driyorejo.

Mengendarai sepeda motor Kawasaki, mereka berdua berangkat sambil membawa duit lebih dari Rp100 juta di dalam tas. Rupanya, hal itu diketahui oleh para pelaku perampokan. Diam-diam, komplotan perampok membuntuti korban.

img_title Kodim 0817 Gresik Latih Prajurit Hadapi Kondisi Darurat Gudang Munisi

Sesampai di lokasi kejadian, tepatnya di jalan depan pabrik PT Merak di Desa Krikilan, korban dipepet empat orang tak dikenal yang menggunakan dua sepeda motor matik. Sesampai di Jembatan Desa Krikilan, salah satu dari pelaku menarik tas hitam berisi uang milik SPBU yang dibawa JR.

"Pelaku mengambil yang ada di dalam tas hitam yang berisi uang Rp110 juta," terang Musihram kepada wartawan.

img_title Truk Tangki Bermuatan Bahan Baku Sabun Terguling di Gresik Bikin Tiga Pengendara Luka

Sontak JR berteriak minta tolong. Ia juga memungut uang yang terjatuh dan berserakan di jalan. Teriakan perempuan asal Pamekasan, Madura, itu mengundang perhatian warga dan pengendara.

Ada satu warga, ISK, yang tergerak untuk menolong. Namun, langkahnya terhenti karena pelaku mengeluarkan tembakan dan mengenai kaki ISK.

"Korban dibawa ke RS Petrokimia Gresik," ujar Musihram.

Dia mengatakan, tim masih melakukan penyelidikan kasus tersebut. Para pelaku perampokan juga diburu. "Kerugian masih dalam perhitungan," kata Musihram.