60 Produsen Mesin Kayu Ikut Pameran Indowood Expo Surabaya 2025

Pameran Indowood Expo 2025 di Surabaya
Sumber :
  • Mokhamad Dofir/Viva Jatim

Surabaya, VIVA JatimPameran Indowood Expo 2025 resmi dibuka hari ini di Grand City, Kota Surabaya, Kamis, 19 Juni 2025. Sebanyak 60 perusahaan dari berbagai sektor pendukung industri kehutanan dan perkayuan tanah air turut memeriahkan pameran yang dijadwalkan berlangsung sampai tanggal 21 Juni 2025 tersebut.

img_title Kapolri ke Surabaya, Pimpin Hari Juang Polri hingga Tinjau Baktikes

Presiden Direktur Dyandra Promosindo Daswar Marpaung mengatakan, pameran yang diselenggarakan fokus pada tiga pilar yakni pengelolaan hutan berkelanjutan, inovasi produk berbahan dasar kayu, hingga teknologi mesin woodworking terkini.

"Acara ini menyediakan wadah untuk menampilkan praktik pengelolaan hutan yang berkelanjutan, inovasi dalam produk kayu, serta teknologi mesin baru dalam industri woodworking," ujarnya.

img_title GIIAS Surabaya Digelar Mulai 26 Agustus 2026, Boyong 37 Merek Kendaraan

Ia kemudian menghaturkan terima kasih kepada puluhan industri kayu tanah air yang turut memeriahkan pameran Indowood Expo 2025 di Surabaya. Termasuk Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) serta pihak Pablo Publishing serta pihak Pemerintah karena mendukung terlaksananya kegiatan.

Daswar kemudian menjelaskan alasan Surabaya dipilih sebagai lokasi pameran. Menurutnya, kota pahlawan merupakan wilayah strategis, apalagi posisinya berdekatan dengan pelabuhan besar yang menjadi tumpuan industri manufaktur.

img_title Jasindo Catat Pertumbuhan Premi 53,38% di Jatim, Kini Bidik Sektor Produktif

Selain itu, Jawa Timur juga sebagai provinsi yang berdekatan dengan pusat industri mebel tanah air seperti Semarang, Yogyakarta dan Jepara.

"[Sehingga menjadi] simpul penting dalam distribusi dan inovasi industri mebel di Indonesia," lanjutnya.

Ia pun berharap pameran akan menjadi ajang memperkuat kolaborasi serta sebagai wadah pertukaran pengetahuan teknologi perkayuan dan membuka lebih luas kesempatan bisnis manufaktur.

"Dan tentu saja kesempatan bisnis yang baru membawa industri mebel Indonesia naik ke level yang lebih tinggi, baik dari sisi kualitas, produktivitas, maupun daya saing [di tingkat] global," tutupnya.

Indonesia Forestry and Woodworking Machinery Expo atau Indowood Expo 2025, digelar atas kerjasama HIMKI dengan Dyandra Promosindo serta Pablo Publishing and Exhibition.

Digelar di area seluas 4.000 meter persegi, pameran ini diikuti puluhan perusahaan dari berbagai sektor pendukung industri kehutanan dan perkayuan.

Hadir saat acara pembukaan, Direktur Ditjen Industri Agro Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Ketua Umum HIMKI Abdul Sobur dan Direktur Pablo Publishing, William Pang.