Jasad Pria yang Ceburkan Diri ke Rolak Songo Mojokerto Ditemukan

Jasad pria yang ceburkan diri ditemukan
Sumber :
  • M Lutfi Hermansyah

Mojokerto, VIVA Jatim – Jasad pria asal Sidoarjo, Sieyusafat (20) akhirnya ditemukan setelah menceburkan diri ke Sungai Brantas di Dam Rolak Songo Mojokerto.

img_title Pria di Surabaya Setubuhi Anak Tiri 4 Kali Hingga Hamil

Jasadnya ditemukan mengapung oleh warga di bawah jembatan rel kereta api di Desa Kweden Kembar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, pada Jumat, 4 Juni 2025 sekitar pukul 06.30 WIB.

“Korban ditemukan warga di bawah jembatan rel kereta api dengan jarak sekitar 5 kilometer dari lokasi awal dia melompat,” kata Komandan Tim Basarnas Surabaya, Novix Haryadi.

img_title Jasindo Catat Pertumbuhan Premi 53,38% di Jatim, Kini Bidik Sektor Produktif

Setelah mendapat laporan, tim SAR gabungan bersama warga segera mengevakuasi jasad warga Desa Karangnongko, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo itu. Jasadnya kemudian dibawa ke RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto untuk proses identifikasi. 

“Jenazah langsung kami evakuasi ke RSUD. Keluarga korban juga sudah kami datangkan untuk memastikan identitas korban,” tambah Novix.

img_title Dorong Produktivitas Cabai di Jatim, Petrokimia Gresik Gelar Pestani Rawit Groo

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto Yoie Afrida Soesetyo Djati menyampaikan bahwa jasad tersebut adalah Sieyusafat berdasarkan hasil identifikasi. 

Dengan demikian, operasi SAR diututup pada hari ini. “Kegiatan operasi SAR kami tutup pada pukul 08.00 WIB,” pungkas Yoi.

Pria asal Desa Karangnongko, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo itu meloncat ke Sungai Brantas di Dam Rolak Songo Mojokerto pada Rabu, 2 Juli 2025.

Berdasarkan keterangan saksi mata, Candra Setiawan (30), peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.15 WIB. Mmulanya korban mengendarai sepeda motor Honda Beat merah nopol W 3029 ZX dari barat.

Korban sempat menyeberang jembatan ke utara, namun sesampainya di tengah putar balik.

Korban pun berhenti di pojok jembatan sisi selatan. Ketika itu korban hanya seorang diri dengan mengenakan kaus hitam, topi hitam dan celena pendek.

Korban sempat bilang menitipkan sepeda motornya kepada tukang klebet (penyeberang jalan) sebelum akhirnya loncat ke sungai. 

Berdasarkan keterangan pihak kelurga, korban nekat meloncat ke sungai diduga karena mengalami depresi.