Pria Asal Gresik Tewas Tersambar Kereta Api saat Cari Burung di Surabaya

Petugas gabungan di lokasi pria asal Gresik disambar Kereta Api di Jalan Raya Babat Jerawat, Surabaya
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya, VIVA Jatim – Seorang pria asal Gresik dilaporkan meninggal dunia setelah tersambar kereta api di Jalan Raya Babat Jerawat, tepatnya di sebelah Kantor Kelurahan Babat Jerawat, Kecamatan Pakal, Surabaya, Kamis, 7 Agustus 2025. Korban tersambar kereta api saat sedang mencari burung di sekitar kejadian.

img_title Menjaring Ikan Berenang di Sungai Gunungsari Surabaya, 2 Pria Malah Tenggelam

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, Linda Novianti, membenarkan kejadian tersebut.

Ia mengatakan, laporan pertama diterima oleh Command Center sekitar pukul 08.35 WIB dan tim BPBD bersama unsur terkait tiba di lokasi pukul 08.42 WIB.

img_title Warga Kediri Tewas Usai Kecelakaan di Surabaya, 1 Warga Jombang Luka-luka

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di samping rel kereta api. Dugaan sementara, korban sedang mencari burung di sekitar rel saat kereta api melintas dari arah barat ke timur,” jelas Linda.

Korban diketahui berinisial N (60), warga Jalan Manggis, Waringin Kurung, Kelurahan Banyu Urip, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

img_title Pemuda Surabaya Tenggelam di Kali Jagir pada Minggu Dini Hari, Tim SAR Menyisir

Saat kejadian, korban tidak membawa identitas diri. Namun identitasnya akhirnya diketahui setelah keluarga berhasil dihubungi pihak berwenang.

Linda menyampaikan, evakuasi dilakukan oleh BPBD Kota Surabaya dan Posko Terpadu Barat. Jenazah korban dibawa ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Soetomo menggunakan ambulans dari Dinas Sosial.

Petugas gabungan dari berbagai instansi kata Linda, juga turut membantu, termasuk Tim Gerak Cepat (TGC) Barat, Kepolisian Sektor Pakal, pihak Kecamatan Pakal, pihak Kelurahan Babat Jerawat, serta Tim Inafis Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya.

Linda menyebut, sepeda motor korban, Yamaha Mio, saat ini telah diamankan di Kepolisian Sektor Pakal. Kasus ini sepenuhnya ditangani oleh pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.

“BPBD mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di area rel kereta api, karena sangat berbahaya dan rawan kecelakaan,” pungkasnya.