Tingkatkan Daya Saing, Freeport Latih Sembilan Pelaku Usaha UMKM di Gresik

Pelatihan UMKM oleh PT Freeport Indonesia di Gresik
Sumber :
  • Tofan Bram Kumara

Gresik, VIVA Jatim-PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Kampus Universitas Qomaruddin Gresik melakukan pelatihan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di sekitar wilayah Kecamatan Manyar. Ini dilakukan agar UMKM juga mengikuti perkembangan dunia digital.

img_title Pelabuhan Memiliki Peran Strategis dalam Menjaga Ketahanan Pangan

Ada sembilan UMKM yang mengikuti pelatihan tersebut antara lain Kopi Lanang Temen (Desa Banyuwangi), Ternak Ayam Kampung (Desa Karangrejo), Istana Seragam (Desa Manyarejo), Susu Kambing Terjamin (Desa Manyar Sidorukun) dan Pawon Lestari (Desa Manyar Sidomukti). Kemudian Yana Kitchen (Desa Kramat), Terasi Mengare Tanjung Widoro (Desa Tanjung Widoro), Cabut Duri Ikan Bandeng Pak Adi (Desa Watuagung), serta Gapit Ketan Asli Eco Rasane (Desa Bedanten).

Vice President External Affairs Smelter PTFI Erika Silva mengatakan kegiatan ini bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke 80 Republik Indonesia dan realisasi komitmen perusahaan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan serta memperkuat daya saing pelaku usaha mikro di tengah era digital.

img_title Polres Gresik-Kejari Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

“Pelatihan ini merupakan realisasi komitmen PTFI dalam mendukung pengembangan UMKM, khususnya dalam meningkatkan daya saing, memperluas pasar, dan mampu bersaing di era digital,” katanya, Jumat, 8 Agustus 2025.

Erika menjelaskan awalnya yang mendaftar sebanyak 194 UMKM. Namun, mereka harus mengikuti tahapan seleksi penilaian di antaranya kehadiran dan keaktifan peserta, komitmen untuk berkembang, legalitas usaha, pencatatan dan keuangan usaha, sistem pembayaran dan katalog produk.

img_title Raih Adiwiyata Mandiri, Menteri Jumhur Nilai SMAN 1 Gresik Layak Jadi Teladan Nasional

“Akhirnya terpilih 9 UMKM berasal dari sembilan desa di sekitar area operasi Smelter PTFI di Gresik,” ujarnya.

Erika berharap kegiatan yang bagian dari rangkaian peringatan HUT ke 80 RI dapat memberikan manfaat kepada komunitas di Gresik.

“Yang terpenting, kami ingin menumbuhkan kemandirian pelaku usaha lokal. Pelatihan ini sangat bermanfaat karena melalui pemasaran digital, produk dari Gresik bisa dibeli oleh siapa pun, bahkan hingga Papua,” terangnya.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Gresik Misbahul Munir mengatakan, pelatihan ini penting dan sangat bermanfaat bagi pelaku UMKM karena dapat menciptakan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi lokal.

Pemkab mengapresiasi komitmen PTFI dalam mendukung pemberdayaan ekonomi mikro, melalui pelatihan digital ini. Ia .yakin, kehadiran UMKM memiliki potensi menciptakan lapangan kerja, membentuk rantai pasok, dan memberi manfaat ekonomi yang lebih luas.

Halaman Selanjutnya
img_title