Gegara Pancing Tersangkut, Pemuda Kebomas Tenggelam di Sungai Kalimireng Gresik
- VIVA Jatim
Gresik, VIVA Jatim –Niat mengambil kail pancing yang tersangkut di Sungai Kalimireng justru berujung petaka bagi Agung Arif Arimbawa (23). Pemuda asal Kecamatan Kebomas, Gresik, itu tenggelam setelah terseret arus saat masuk ke sungai di Desa Manyarsidomukti, Kecamatan Manyar.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat, Oktober 2026 sore. Tim SAR Gabungan turun ke lokasi kejadian dan hingga Jumat malam belum berhasil menemukan korban.
Kasatpolairud Polres Gresik AKP I Nyoman Ardita menjelaskan, peristiwa tersebut bermula saat Agung pergi memancing bersama kakak kandungnya, Edi Kristanto, di tepi Sungai Kalimireng sekitar pukul 07.00 WIB.
Keduanya masih memancing hingga sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, pancing milik Agung mendapatkan ikan. Namun, kailnya tersangkut di dalam air, sekitar lima meter dari tepi kawasan mangrove.
Agung kemudian berniat masuk ke sungai untuk mengambil ikan dan kail pancing tersebut. Kakaknya sempat memperingatkan agar tidak masuk ke air jika tidak bisa berenang. Namun, Agung mengaku bisa berenang dan tetap berusaha mengambil kailnya.
“Korban kemudian melepas pakaiannya dan masuk ke sungai untuk mengambil ikan serta kail pancing yang tersangkut. Saat berenang, korban justru terseret arus ke arah barat,” ujarnya, Sabtu, 17 Oktober 2026.
Melihat adiknya terbawa arus lanjut AKP I Nyoman Ardita, Edi berusaha meminta Agung kembali ke permukaan. Namun, korban terlihat kesulitan berenang dan melambaikan tangan meminta pertolongan.
Edi sempat berusaha menyelamatkan adiknya dengan masuk ke sungai. Akan tetapi, setelah berenang beberapa meter, ia merasakan arus yang kuat sehingga memutuskan kembali ke permukaan demi keselamatannya.
"Edi kemudian berteriak meminta pertolongan kepada nelayan yang sedang mencari ikan menggunakan perahu. Namun, sebelum nelayan tiba di lokasi, Agung sudah tenggelam dan tidak terlihat lagi di permukaan air," terangnya.
Setelah kejadian tersebut, Edi bersama warga sekitar berupaya mencari korban menggunakan perahu dan menyisir area sungai. Namun, pencarian awal belum membuahkan hasil.
Hingga Jumat malam, Agung masih belum ditemukan. Berdasarkan koordinasi dengan Satpolairud Polres Gresik dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pencarian sementara dihentikan karena kondisi gelap dan situasi dinilai tidak memungkinkan.