Pemprov Serahkan Bantuan Khusus Bagi Nelayan Pacitan

Khofifah Saat Menyerahkan Bantuan ke Nelayan Pacitan
Sumber :
  • Pemprov Jatim

Ia menuturkan langkah tersebut adalah ikhtiar untuk mendorong kesejahteraan nelayan dan pelaku usaha perikanan. Ia optimis bantuan tersebut bisa menciptakan wirausaha baru.

img_title 551 Santri Keracunan MBG di Sidoarjo, Khofifah Soroti Waktu Penyajian Makanan

"Insya Allah semua bantuan bermanfaat bagi nelayan dan menjadi berkah bagi nelayan,” tambahnya.

Program ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jatim dalam meningkatkan nilai tambah dan daya saing sub sektor perikanan melalui sinergi program Peti Koin Bermantra dan bantuan lintas sektor lainnya.

img_title Karhutla di Gunung Bromo Diduga karena Aktivitas Manusia

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Muhammad Isa Ansori mengatakan pelabuhan Tamperan Pacitan merupakan BLUD yang ada di Pemprov. Produksi utamanya yakni ikan tuna dan cakalang yang mencapai 6450 ton.

“Di pelabuhan ini ada dua dermaga, di dermaga dua ini, nelayan dari Jawa Tengah dan Jawa Barat sering ke sini, jadi disini cukup strategis menjadi rumah singgah para nelayan,” kata Muhammad.

img_title PLN Jatim Luncurkan Program EVplore di Museum Galeri Seni SBY-Ani Pacitan

Atas bantuan tersebut, ia berhadap akan meningkatkan jumlah hasil tangkapan ikan dan meningkatkan ekonomi baik di Kota ataupun Kabupaten Pacitan.

“Bapak Ibu, alhamdulillah semua bantuan dari Ibu Gubernur. Maturnuwun Ibu sudah memberikan bantuan sampai ke hilir, maka banyak nelayan yang menyebut Ibu sebagai Ibunya nelayan di Jawa Timur,” pungkasnya.

Tak hanya itu, Khofifah juga menyerahkan bantuan program Gemarikan kepada 100 anak SDN Kayen 1 Kabupaten Pacitan senilai 50 jt yang di terima langsung oleh Kepala Sekolah.

Ada juga bantuan program bimtek standar pengemasan produk perikanan kepada Poklahsar (Kelompok Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan) senilai Rp 26 juta.

Selanjutnya, penyerahan bantuan program PUSPITA (Penguatan Usaha Perikanan untuk Peningkatan Produktivitas) senilai Rp. 34.489.000. Kemudian bimtek pengembangan kawasan agropolitan Ikan Nila senilai Rp. 63.536.000 kepada Pokdakan Mina Sari, Desa Bandarsari, Kec. Bandar, Kab. Pacitan.