Gubernur Jatim Tinjau Distribusi Beras SPHP Pasar Larangan Sidoarjo

Gubernur Khofifah meninjau beras di Pasar Larangan Sidoarjo.
Sumber :
  • Viva Jatim/Ahaddiini HM

Sidoarjo, VIVA Jatim – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meninjau secara langsung distribusi beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) guna memastikan kelancaran penyaluran beras medium bersubsidi dari Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) kepada masyarakat di Pasar Larangan Sidoarjo, Senin 25 Agustus 2025.

img_title Saat Khofifah dan Emil Dardak Puji Lukisan Karya SBY

"Langkah ini dilakukan untuk menjamin ketersediaan pangan, khususnya beras, di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat," ucap Khofifah.

Selain menyambangi sejumlah toko pengecer yang ditunjuk sebagai mitra distribusi beras SPHP, ia berdialog dengan pedagang untuk memantau kualitas beras, memeriksa ketersediaan stok, harga, serta memastikan para pedagang mampu mengakses aplikasi pendistribusian beras SPHP sesuai prosedur operasional.

img_title Kemenko Pangan Bersama Bulog Bagikan 7.542 Ton Beras Bantuan di Kediri

"Dari toko beras yang kita kunjungi, sebagian sudah menggunakan aplikasi agar terhindar dari penyalahgunaan," ucapnya.

Menurutnya beras adalah komoditas pangan utama yang mayoritas dibutuhkan oleh setiap rumah tangga.

img_title Akhir Juli 2026, Bulog Jatim Salurkan 99.004 Ton Beras ke 4.050 Outlet

Ia berharap Bulog bersama Badan Pangan Nasional dapat melakukan distribusi yang merata dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

"Pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, Bulog, dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dalam menjaga stabilitas harga serta menekan laju inflasi bahan pangan di Jawa Timur, khususnya Sidoarjo," pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo Subandi yang turut mendampingi Gubernur Jawa Timur menegaskan pihaknya akan melakukan koordinasi intensif dengan Perum Bulog Cabang Sidoarjo untuk menjaga ketersediaan stok dan kelancaran distribusi.

"Permintaan beras medium di masyarakat Sidoarjo cukup tinggi. Kita akan segera berkoordinasi dengan Bulog Sidoarjo agar permintaan stok dapat tercukupi di tengah tingginya kebutuhan, serta distribusi berjalan lancar tanpa hambatan," tandas Subandi.