Pengadaan Beras Bulog Jatim Lampaui Target, Capai 978 Ribu Ton

Petani di Jawa Timur mengangkat hasil panen gabah.
Sumber :
  • Humas Bulog Jatim

Surabaya, VIVA Jatim – Pengadaan gabah dan beras petani oleh Perum Bulog di Jawa Timur hingga Oktober 2026 mencapai 978.284 ton setara beras. Jumlah tersebut melampaui target perusahaan sebesar 110,68 persen.

img_title Bulog Cetak Sejarah Pengadaan Beras Tertinggi, 23,7 Persen dari Jawa Timur

Capaian tersebut, sekaligus menjadikan Jawa Timur sebagai salah satu kontributor utama dalam pencapaian pengadaan beras nasional. Yakni menyumbang hampir 25 persen.

Pemimpin Perum Bulog Kanwil Jawa Timur, Langgeng Wisnu A mengatakan, penyerapan gabah dan beras petani terus dioptimalkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan cadangan pangan negara.

img_title Bawa Kabur Uang Petani Lamongan Puluhan Juta, Makelar Gabah ditangkap di Jakarta

"Untuk menjaga capaian tersebut, Bulog terus memperkuat operasional pengadaan dengan mengoptimalkan jaringan pembelian di sentra produksi," ujar Langgeng melalui siaran pers yang diberikan, Jumat, 9 Oktober 2026.

Besarnya penyerapan tersebut dikatatakannya, juga memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu lumbung pangan utama nasional.

img_title Stok Jagung Pakan Jatim 6.437 Ton, 35.804 Ton Tunggu Kiriman Luar Pulau

"Kesiapan sarana penyimpanan dan pergudangan serta percepatan penyerapan saat panen menjadi bagian dari upaya memastikan hasil produksi petani dapat terserap secara optimal," tandasnya.

Menurutnya, pengadaan di tingkat hulu juga berperan dalam memperkuat cadangan beras pemerintah. Stok yang memadai dapat menjadi penopang pelaksanaan program stabilisasi pasokan dan harga pangan serta penyaluran beras kepada masyarakat sesuai kebutuhan.

Langgeng menegaskan, Bulog Jatim akan melanjutkan penyerapan hasil panen petani hingga akhir 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan petani, mitra penggilingan, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan terkait.

Sedangkan secara nasional, pengadaan beras Perum Bulog di periode yang sama mencapai 4.115.014 ton setara beras atau 102,88 persen dari target penugasan pemerintah sebesar 4 juta ton.

Realisasi tersebut menjadi capaian pengadaan tertinggi sepanjang sejarah Bulog berdiri dan melampaui realisasi 2025 yang tercatat sebesar 3.191.969 ton setara beras.

Direktur Utama Perum Bulog Letnan Jenderal TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, pencapaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Bulog dan dukungan berbagai pihak dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Menurut dia, keberhasilan melampaui target tidak terlepas dari upaya penyerapan hasil panen petani di berbagai daerah serta dukungan pemerintah, TNI, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan mitra kerja.

Dengan capaian tersebut, Bulog berkomitmen melanjutkan pengadaan hingga akhir tahun untuk memperkuat cadangan pangan pemerintah, menjaga stabilitas pasokan dan harga beras, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan.

Halaman Selanjutnya
img_title