Surabaya Pagi Ini setelah Demo Ricuh Bakar Pos Polisi Semalam
- Mokhamad Dofir/Viva Jatim
Surabaya, VIVA Jatim – Suasana Kota Surabaya pada Sabtu pagi, 30 Agustus 2025, masih menyisakan jejak kericuhan demonstrasi solidaritas ojol sehari sebelumnya. Jalan-jalan protokol yang sempat diblokade massa kini sudah kembali terbuka dan bisa dilalui kendaraan baik roda dua maupun roda empat.
Namun, kondisi lalu lintas belum sepenuhnya normal. Pantauan pada pukul 05.00 WIB, tumpukan sisa pembakaran terlihat masih berserakan di sejumlah titik, salah satunya di Jalan Basuki Rahmat. Asap hitam bekas api masih menempel pada aspal jalan.
Pengendara yang melintas diimbau lebih berhati-hati karena kondisi jalan belum sepenuhnya bersih. Kericuhan demo juga meninggalkan kerusakan parah pada fasilitas publik.
Sedikitnya delapan pos polisi di berbagai titik Kota Surabaya luluhlantak setelah dibakar massa.
Pos polisi tersebut tersebar di kawasan Basuki Rahmat dekat patung Karapan Sapi, Jalan Darmo Taman Bungkul, Jalan Wonokromo Kebun Binatang Surabaya, bawah flyover Mayangkara, simpang Margorejo Jalan A Yani, Bundaran Dolog Taman Pelangi serta persimpangan BG Junction Bubutan.
Tak hanya berdampak pada keamanan kota, imbas kericuhan juga menjalar ke kegiatan masyarakat. Sejumlah agenda yang semestinya digelar pada Sabtu pagi ini terpaksa dibatalkan.
Salah satunya adalah acara olahraga Pelindo Run & Ride 2025, yang rencananya berlangsung di kawasan Kota Lama Surabaya untuk memperingati Hari Ulang Tahun PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo).
“Dengan penuh rasa empati terhadap penyampaian aspirasi oleh masyarakat dan perkembangan situasi di kota Surabaya saat ini, kami sampaikan bahwa penyelenggaraan acara Flag Off Pelindo Run and Ride 2025 dibatalkan demi kebaikan bersama,” jelas Irsyad, salah satu penyelenggara.
Hingga pagi ini, aparat kepolisian bersama pihak terkait masih melakukan pemantauan di sejumlah titik untuk memastikan keamanan, sementara warga Surabaya berharap kondisi segera kembali pulih.