Astaga, Kantor DPRD Kota Kediri Hangus Dibakar Massa Pendemo
- Istimewa
Kediri, VIVA Jatim – Ribuan pendemo unjuk rasa di depan Mapolres Kediri Kota sejak pukul 16.00 WIB. Awalnya berjalan dengan tertib dan lancar. Mereka menyuarakan aspirasi di depan Mapolres Kediri Kota, lalu bergeser ke DPRD Kota.
Jarak Mapolres Kediri ke DPRD Kota 1,9 kilometer. Massa mulai bergerak menuju depan kantor dewan. Awalnya hanya membakar ban tepat di Jalan Raya Bismo, Kelurahan Semampir, Kecamatan Kota Kediri.
Namun, tak kunjung ditemui oleh anggota dewan. Akhirnya beberapa melempari gedung dewan dengan molotov. Hingga akhirnya api mulai menyala dan merembet ke seluruh gedung.
Tak hanya disitu, massa juga menjarah benda-benda yang berada di gedung dewan. Meski ada pengamanan dari anggota TNI, namun gegara kalah jumlah massa akhirnya anarkisme merusak gedung tidak bisa dihindarkan.
Mereka meneriakkan kekecewaan terhadap wakil rakyat. Hingga kini, api masih berkobar menghanguskan seluruh gedung DPRD Kota Kediri.
Dari berbagai sumber, massa tidak berhenti disitu. Mereka bergerak dari DPRD Kota Kediri menuju DPRD Kabupaten Kediri yang berada di Desa Doko, Kecamatan Ngasem. Jarak dari DPRD Kota Kediri ke kabupaten sekitar 5,7 kilometer.
Demonstrasi di sejumlah daerah terjadi sejak Jumat, 29 Agustus 2025. Demo digelar sebagai aksi solidaritas atas meninggalnya driver ojol Affan Kurniawan yang terlindas rantis Brimob saat pembubaran massa pendemo di Pejompongan, Jakarta, pada Kamis, 28 Agustus 2025, malam.
Demonstrasi dan kericuhan terjadi dipicu ketidakpekaan DPR yang menaikkan tunjangan perumahan dengan nilai jumbo. Bahkan, sebagian legislator bereaksi berlebihan atas kritikan masyarakat soal tunjangan tersebut.