Mapolsek Tegalsari Terbakar akibat Kerusuhan, Pelayanan Pindah ke Kecamatan
- Mokhamad Dofir/Viva Jatim
Surabaya, VIVA Jatim – Pasca kebakaran hebat yang melanda Mapolsek Tegalsari Surabaya akibat kerusuhan di Surabaya pada Sabtu, 30 Agustus 2025 malam, pelayanan kepolisian untuk sementara dipindah ke kantor kecamatan setempat.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menegaskan, pihaknya telah menyiapkan langkah darurat agar masyarakat tidak kehilangan akses layanan kepolisian.
“Sekarang ini kita sudah mencari tempat. Saya sudah komunikasi dengan Pak Wali [Eri Cahyadi] mudah-mudahan dalam satu dua hari ini sudah ada tempat baru untuk memberikan layanan kembali ke masyarakat,” ujar Luthfie, Selasa, 2 September 2025.
Ia mengatakan, untuk sementara pelayanan administrasi maupun pengaduan warga dialihkan ke kantor Kecamatan Tegalsari. Dengan langkah ini, Polrestabes Surabaya memastikan tidak ada pelayanan masyarakat yang terhenti meski kantor Polsek Tegalsari sedang dalam tahap pemulihan.
“Sementara ini masih menumpang di Kecamatan, agar pelayanan masyarakat tetap bisa berjalan,” jelasnya.
Terkait bangunan Mapolsek Tegalsari yang juga tercatat sebagai cagar budaya, Luthfie juga menyampaikan bahwa pemulihan akan dilakukan dengan penuh kehati-hatian.
“Karena Polsek Tegalsari ini bangunan cagar budaya, tentu kami akan berkoordinasi dengan Pak Wali terkait konsep pembangunan yang baru. Apakah tetap mempertahankan heritage atau mungkin dengan format bangunan baru, nanti kita akan diskusikan,” katanya.
Terpisah, Camat Tegalsari Kartika Indrayana mengatakan bahwa pemindahan pelayanan polsek ke kantor kecamatan masih tahap koordinasi dengan pihak kepolisian.
"Sampai dengan sekarang masih belum. Kecamatan masih dipakai untuk kecamatan sendiri," kata Indrayana.
Disinggung mengenai kejelasan lokasi sementara pelayanan Polsek Tegalsari secara pasti, Indrayana menyebut bila hal tersebut akan disampaikan langsung oleh pihak kepolisian.
“Mungkin yang lebih pas untuk menyampaikan Pak Kapolsek,” pungkasnya.