Kolaborasikan Pendidikan-Industri, SPIL dan ITS Dirikan Pusat Riset Bersama
- Istimewa
Kerja sama itu berbentuk program riset, magang, hingga pertukaran gagasan inovatif. Dominikus menegaskan, langkah ini menjadi bukti komitmen PT SPIL menjadikan pendidikan sebagai mitra strategis.
“Bagi kami, dunia pendidikan bukan hanya penting untuk mahasiswa, tapi juga krusial bagi perkembangan industri logistik,” katanya.
SRC di ITS diharapkan menjadi wadah bagi mahasiswa, dosen, dan praktisi industri untuk menemukan solusi nyata bagi tantangan logistik Indonesia. Dari optimalisasi teknologi AI, peningkatan rantai pasok, hingga inovasi layanan digital, hasil riset kolaboratif ini diharapkan mampu memperkuat daya saing sektor maritim nasional.
Sementara itu, Fadlilatul menambahkan, kehadiran SRC sejalan dengan arah ITS sebagai perguruan tinggi berbasis riset.
“Kerja sama ini akan memperkaya pengalaman mahasiswa menyelesaikan persoalan nyata industri, sekaligus memberi dampak langsung bagi pembangunan sektor maritim dan logistik nasional,” ujarnya.
Fadlilatul menjelaskan SRC akan bergerak di bidang riset, pengabdian masyarakat, serta pengembangan akademis yang relevan dengan lini produksi PT SPIL.
“Topik yang paling aktual adalah AI untuk meningkatkan efisiensi operasional pelayaran,” katanya.