Atasi Kegawatdaruratan, 62 Ambulance di Sidoarjo Dilengkapi GPS Tracker

Ambulance dengan GPS Tracker Sidoarjo.
Sumber :
  • Ahaddiini HM

Sidoarjo, VIVA Jatim- Sebanyak 62 ambulance di Kabupaten Sidoarjo saat ini telah dilengkapi perangkat global positioning system tracker (GPS). Melalui inovasi pemasangan gps ini diharapkan jika terjadi kasus kegawatdaruratan, layanan fast respons dapat segera dilakukan dengan monitoring ambulance terdekat dari lokasi kejadian.

img_title Polda Jatim Turun Tangan Kejar Pembunuh Sekretaris DPRKP Bangkalan

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Sidoarjo, Dokter Danang Abdul Ghani mengatakan pemasangan GPS tracker pada ambulance merupakan sebuah inovasi sebagai upaya pelayanan optimal bagi pasien.

"Dengan pemasangan GPS ini kita mengetahui posisi masing-masing ambulance yang bermitra dengan kita, yakni ada di 31 puskesmas dan 22 rumah sakit baik pemerintah dan swasta," ujarnya kepada wartawan, kemarin.

img_title Polresta Sidoarjo Tebar 3 Ton Beras untuk Warga yang Membutuhkan di Hari Bhayangkara ke-80

Ia melanjutkan dengan mengetahui posisi ambulance masing-masing, petugas dapat cepat menggerakkan ambulance mana yang segera mengevakuasi kasus kegawatkedaruratan.

"Jadi memang angka kegawatdaruratan Kabupaten Sidoarjo tinggi, sehingga membutuhkan kecepatan tanggap darurat untuk mengurangi resiko mortalitas dan mobilitas pasien jadi perlu kecepatan," terangnya.

img_title 80 Kades Terpilih di Sidoarjo Resmi Dilantik, 63 Wajah Baru

Ia menyebut, GPS tracker ini terpasang di setiap ambulance yang dapat dipantau secara real time oleh Command Center Public Safety Center (PSC) 119. Sehingga ketika ada informasi kegawatdaruratan dari masyarakat, ambulance yang terdekat dengan lokasi kejadian bisa langsung menuju lokasi dan memberikan bantuan secara cepat.

Sementara itu, Direktur Operasional PT Vastel Telematika Integrasi Ferdy Tanujaya mengungkapkan kontribusi ini sebagai wujud kepedulian terhadap kemanusiaan yang menyangkut nyawa seseorang.

"Ini menyangkut nyawa, jadi kami sangat mau berkontribusi. Saat ini total ada 62 GPS yang kami pasang di RSUD, Dinkes dan beberapa Puskesmas dan memantau secara real time lokasi," pungkasnya.