KDMP Kesempatan Masyarakat Indentifikasi Potensi Desa

Diskusi Koperasi Merah Putih.
Sumber :
  • Rahmat Fajar

Surabaya, VIVA Jatim-Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga, Kementerian Koperasi, Henny Navilah mengatakan keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) menjadi kesempatan bagi anggota dan masyarakat mengindentifikasi kebutuhan dan potensi desa. Di mana selama ini jarang disadari.

img_title Harkopnas ke-79 Serukan Kebangkitan Total Koperasi Sebagai Raksasa Ekonomi

Henny menyampaikan bahwa saat ini pengembangan KDKMP telah memasuki fase kedua sesuai Inpres 17 Tahun 2025. Etape kedua ini fokus kepada proses pembangunan fisik gerai pergudangan koperasi KDKMP sekaligus kelengkapannya.

"Tahap lanjut KDKMP ini diharapkan dapat semakin memperkuat fungsi koperasi bagi masyarakat desa. Terlebih, saat ini sekitar 82.577 KDKMP telah berbadan hukum dan lebih dari 1,2 juta warga desa sudah menjadi anggota KDKMP," ujarnya dalam diskusi tentang KDMP di Surabaya.

img_title Dekopin Siap Kawal Amanat Presiden Prabowo Jadikan Koperasi Motor Utama Ekonomi Rakyat

Keberagaman lanskap dan budaya di Indonesia, tentunya memiliki pengaruh terhadap ragam potensi yang dimiliki desa. Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, Nanang Abu Hamid, menyebut bahwa potensi tersebut bisa datang dari keunikan dan program yang telah berjalan.

“Sudah ada teman-teman KDMP yang menyuplai SPPG [Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi] di Gresik, Pamekasan, dan Pacitan, lalu ada juga yang berbasis wisata di Jember, dan mengembangkan Kampung Inggris,” jelas Nanang.

img_title Wagub Emil Sebut 600-an Desa di Jatim Masih Susah Sinyal

Bahkan, di Kota Madiun, KKMP melaksanakan fungsi laundry sampah guna mendukung kebijakan daerah zero waste. Meski begitu, praktik baik KDKMP tidak dapat berjalan sendiri. Penguatan sumber daya manusia dan literasi digital harus berjalan beriringan.

Ketua Tim Kerja Kemitraan Komunikasi Publik, Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur, Eko Setiawan, menjelaskan bahwa terdapat Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) yang mendukung digitalisasi warga desa dan anggota koperasi.

“Di Jawa Timur terdapat 707 dari 1.119 KIM yang terdaftar sebagai anggota KDKMP. Perannya, sebagai penggerak literasi digital, fasilitator pemasaran digital, dan penguat ekosistem komunikasi koperasi desa,” jelas Eko.

Sekretaris Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur, Suharlina Kusumawardani mengatakan Provinsi Jawa Timur menjadi salah satu daerah dengan capaian yang menonjol, dengan 8.494 KDKMP yang telah terbentuk dan menunjukkan kinerja usaha positif. Jawa Timur memperoleh capaian tercepat 100 persen pertama di antara semua provinsi di Indonesia.

Halaman Selanjutnya
img_title