Polresta Sidoarjo Sidak SPBU, Pastikan Stok BBM Bersubsidi Aman Selama Ramadan

Tim Tipidter Satreskrim Polresta Sidoarjo melakukan sidak di SPBU.
Sumber :
  • Viva Jatim/Ahaddiini HM

Sidoarjo, VIVA Jatim – Tim Tindak Pidana Tertentu Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Sidoarjo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Sidoarjo.

img_title Solar dan Pertalite Langka di Mojokerto, Antrean Truk Mengular di Sejumlah SPBU

Razia ini digelar sebagai langkah antisipasi terhadap potensi pelanggaran penyaluran dan pengecekan ketahanan stok BBM bersubsidi selama bulan suci Ramadan.

Dengan sistem acak, petugas menyisir SPBU untuk memeriksa proses pengisian BBM kepada konsumen serta memastikan ketersediaan stok jenis Pertalite dan Solar di tangki penyimpanan. 

img_title Jaga Harga Beras Stabil, Bulog Jatim Gelontorkan 65 Ribu Ton SPHP

Meski tidak ditemukan adanya praktik kecurangan atau pelanggaran hukum, petugas mendapati adanya keluhan dari pihak pengelola terkait pembatasan pasokan.

Kanit Tipidter Satreskrim Polresta Sidoarjo, Inspektur Satu Deckha Rian Embar, menjelaskan kepolisian akan terus memantau pergerakan distribusi BBM agar tidak terjadi penimbunan maupun penyalahgunaan subsidi.

img_title Pertamina Patra Niaga Lakukan Pemutakhiran Data untuk Penggunaan QR Code dan Kuota BBM Bersubsidi

"Kami melakukan pemeriksaan ke SPBU yang ada di wilayah Sidoarjo untuk memastikan penyaluran tepat sasaran dan memantau ketersediaan stok selama Ramadan," terangnya kepada VIVA Jatim, Senin 23 Februari 2026.

Ia menegaskan berdasarkan hasil pemantauan secara keseluruhan di wilayah Sidoarjo, pihak kepolisian dan pengelola SPBU menyatakan bahwa secara umum stok BBM bersubsidi untuk kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan masih dalam kategori aman.

"Stok masih aman meskipun terdapat pembatasan pada jenis solar," terangnya.

Sementara itu, pengelola SPBU Lebo Sidoarjo, Toni, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya mengalami keterbatasan permintaan stok untuk jenis Bio Solar. 

Ia mengatakan hal ini Pertamina menerapkan kebijakan pembatasan pengiriman harian yang berdampak pada seringnya kekosongan stok di lapangan.

"Kita per harinya harus 8 ribu liter per hari. Lebih dari itu tidak boleh," kata dia.

Toni mengungkapkan kondisi ini membuat pihak SPBU kerap kehabisan stok sebelum hari berganti.

"Karena ini kira sering kehabisan stok apalagi tingginya permintaan Solar dari masyarakat selama masa Ramadan," pungkasnya.