Pertamina Jamin Stok BBM Aman di Kediri dan Tulungagung Hingga Arus Balik Lebaran 2026

Proses Pengisian BBM.
Sumber :
  • Istimewa.

Kediri, VIVA Jatim-Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengatakan ketahanan stok BBM untuk wilayah Kediri, Blitar, Tulungagung, dan Trenggalek saat ini berada pada posisi yang sangat aman selama periode mudik lebara. PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memintka kepada masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan pembelian secara wajar.

img_title Media Sosial Dominasi Konsumsi Informasi, Media Lokal Perlu Ubah Strategi Bisnis

"Untuk ketahanan stok di wilayah Kediri, Blitar, Tulungagung, dan Trenggalek itu secara rata-rata berada di angka lima sampai sepuluh hari dengan asumsi bahwa stok ini bersifat dinamis," ujar Ahad Rahedi saat dikonfirmasi, Sabtu, 28 Februari 2026.

Ahad memaparkan dinamika stok tersebut dipengaruhi oleh aktivitas harian di terminal BBM. Menurutnya, setiap hari terjadi pengiriman dari terminal ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) atau lembaga penyalur. Di sisi lain, terminal juga rutin menerima pasokan produk BBM dari kapal tanker untuk menjaga volume penyimpanan.

img_title Pertamina Patra Niaga Kawal B50, Pakar Ekonomi UB Nilai Solusi Tekan Impor Minyak

Ahad menjelaskan guna memastikan kelancaran suplai di wilayah Keresidenan Kediri, Pertamina memanfaatkan moda transportasi kereta api atau Rail Tank Wagon (RTW) dari Surabaya. Ahad menyebutkan bahwa hampir 2.000 kiloliter (KL) BBM terdistribusi setiap harinya ke wilayah tersebut.

Secara terperinci, pasokan harian rata-rata terdiri atas 360 KL Pertamax, 940 KL Pertalite, dan 640 KL Biosolar. Ahad menambahkan volume distribusi ini akan terus dipantau dan disesuaikan saat masa Satgas Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) dimulai, yakni mulai H-14 hingga H+14 Lebaran.

img_title Khofifah Pastikan Pasokan Biosolar di Jatim Lancar dan Aman

"Hal ini tentunya akan menyesuaikan nanti pada saat masa mulai Satgas Ramadan dan Idul Fitri. Kami mempertimbangkan hasil dari tren kenaikan konsumsi di tahun-tahun sebelumnya yang biasanya relatif sama di setiap momen Lebaran," jelasnya.

Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus telah melakukan proyeksi kebutuhan energi berdasarkan data historis tren konsumsi masyarakat. Sebagai langkah antisipasi, Pertamina mulai meningkatkan stok (build up stock) secara bertahap ke lembaga penyalur.

"Terutama di jalur-jalur strategis yang menjadi rute utama mobilisasi massa saat mudik dan arus balik," ujarnya.

Terkait hal tersebut, Ahad mengimbau agar masyarakat tidak perlu merasa khawatir atau melakukan aksi borong (panic buying). Ia menegaskan seluruh kebutuhan energi masyarakat selama masa libur panjang akan terpenuhi dengan baik.

Halaman Selanjutnya
img_title