Wali Kota Malang Jamin Stok Bapok dan BBM Aman Jelang Lebaran Idul Fitri
- Uki Rama.
Malang, VIVA Jatim-Pemerintah Kota Malang bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) melakukan sidak bahan pokok dan BBM jelang hari raya Idul Fitri 2026. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat bersama Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin mendatangi Pasar Sawojajar, Swalayan, Gudang Bulog, hingga Fuel Pertamina Malang, kemarin.
Wahyu memastikan semua kebutuhan masyarakat untuk hari raya Idul Fitri 2026 aman. Stoknya cukup meski hasil sidak di lapangan ada sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga. Namun, Wahyu menyebut kenaikan harga masih dalam batas wajar.
"Kami tadi sudah berkeliling mulai dari Pasar Sawojajar, lalu ke distributor, Bulog, dan di Pertamina. Sudah ada kepastian bahwa ketersediaan BBM, LPG, dan bahan pokok penting lainnya semua aman dan tersedia," kata Wahyu.
Wahyu meminta masyarakat untuk tidak perlu belanja berlebihan atau panic buying. Terutama untuk bahan pokok dan BBM maupun LPG.
Sebab, hasil peninjauan di Gudang Bulog Malang. Stok beras bahkan ada dalam batas aman untuk mencukupi kebutuhan selama 10 bulan mendatang.
"Stok beras dari Kepala Bulog menyampaikan bahwa aman hingga 10 bulan ke depan. Beras SPHP dan bantuan pangan juga siap digelontorkan. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir," ujar Wahyu.
Sementara untuk stok BBM dan LPG, ungkapnya, laporan dari Pertamina bahwa pasokan untuk Kota Malang aman. Bahkan Pertamina siap mempertebal stok jika terjadi kekurangan BBM maupun LPG. Secara garis besar Pertamina dan Pemkot Malang menjamin stok BBM dan LPG untuk Kota Malang terkendali.
"Tidak ada kelangkaan. Bahkan Pertamina siap mensuplai tambahan jika terjadi lonjakan saat Idul Fitri nanti. Jadi, pesan saya untuk masyarakat Kota Malang jangan panik. Jangan termakan isu perang atau kelangkaan yang tidak jelas sumbernya," kata Wahyu.