Rumah di Mojokerto Ludes Terbakar, Satu Orang Tewas
- M. Lutfi Hermansyah
Mojokerto, VIVA Jatim-Satu unit rumah di Dusun Sidokalang, Desa Penompo, Kecamatan Jetis, Mojokerto, ludes terbakar. Satu orang tewas akibat kebakaran ini.
Peristiwa kebakaran terjadi pada Sabtu, 4 Februari 2026 sekitar pukul 19.30 WIB. Menurut Kepala Dusun Sidokalang, Riska mengatakan, api diduga berasal dari obat nyamuk yang membakar rumah gedek itu.
“Obatnya nyamuk ditaruh dikertas. Karena rumahnya juga masih dari gedek sehingga mudah terbakar,” kata Riska kepada wartawan di lokasi.
Sejumlah warga setempat langsung bergerak cepat. Dengan ember dan sumber air terbatas, mereka berjibaku melawan kobaran api. Namun, besarnya api membuat upaya pemadaman menjadi sangat sulit.
Perempuan bernama Markonah (53) tak bisa menyelamatkan diri karena menderita stroke. Sementara, Faris Ananda (14) dan Siatun (75) berhasil menyelamatkan diri.
“Korban tidak tertolong dan terbakar di dalam kamar karena storoke. Api sudah membesar, warfa tidak ada yanh berani mengangkat,” ungkap Riska.
Selain rumah dan perabotannya, kebakaran ini juga mengahanguskan sepeda motor Honda BeAt dan Revo serta kursi roda.
Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran (PMK) diterjunkan ke lokasi. Api berhasil dipadamkan setelah petugas dari Damkar Kabupaten Mojokerto berjibaku selama kurang lebih satu jam.
Jenazah Markona dievakuasi ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. Sedangkan Faris Ananda dan Siatun mendapat perawatan di lokasi karena mengalami sesak nafas.
Kapolsek Jetis Kompol Edi Purwo Santoso belum bisa memastikan penyebab kebakaran rumah ini. Namun ia membenarkan bahwa ada yang menyalakan obat nyamuk di dalam rumah sebelum kejadian.
“Informasinya anak yang kecil (faris) menyalakan obat nyamuk di dalam rumah. Tapi tidak tahu api berasal darana. Dugaan penyebabnya masi dilakukan penyelidikan,” ujar Edi.
Ia memastikan korban meninggal dunia menderita sakit stroke. Sehingga tidak bisa menyelamatkan diri.
“Yang meninggal dunia posisi di dalam kamar karena sakit stroke sehingga terjebak,” tandas Edi.