Massa Ojol Geruduk DPRD Jatim di Indrapura Surabaya

Massa konvoi di Jalan Bubutan Surabaya
Sumber :
  • Tangkapan layar CCTV

Surabaya, VIVA Jatim-Para pengemudi ojek online (ojol) dan taksi online menggeruduk Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur di Jalan Indrapura, Surabaya, Selasa, 28 April 2026.

img_title Polisi Tangkap 11 Orang Saat Demo 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Surabaya

Kedatangan massa di gedung wakil rakyat tersebut untuk berunjuk rasa menyuarakan sejumlah tuntutan terkait tarif hingga regulasi aplikator.

Sebelum tiba di DPRD Provinsi Jawa Timur, peserta aksi lebih dulu berkumpul di Alun-Alun Sidoarjo lalu begerak melewati sejumlah jalan protokol menuju Surabaya. Sesampainya di pintu masuk kota pahlawan, rombongan sempat terkonsentrasi di Bundaran Waru untuk kembali menghimpun kekuatan.

img_title Keterangan Kadindik Aries Agung Paewai saat Bersaksi di Sidang Korupsi Hibah DPRD Jatim

Dari Bundaran Waru, massa melanjutkan konvoi menuju tengah kota Surabaya melalui Jalan Frontage Ahmad Yani. Lalu berunjuk rasa di depan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur.

Aksi massa ojol ini mengakibatkan kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan. Arus kendaraan di sekitar Bundaran Waru , Jalan Ahmad Yani hingga Jalan Bubutan terpantau padat merayap. Petugas kepolisian tampak berjibaku mengatur arus lalu lintas di tengah kepadatan kendaraan. Meski begitu, belum terlihat ada pengalihan arus.

img_title Ratusan Guru di Lamongan Unjukrasa, Minta Oknum TNI Pukul Kepala MI Diadili

Sepanjang perjalanan, massa aksi tampak mengibarkan bendera organisasi hingga membentangkan spanduk jumbo sambil mengenakan atribut masing-masing dari berbagai aplikator.

Suasana konvoi dipenuhi iring-iringan kendaraan roda dua, roda empat serta pejalan kaki yang bergerak perlahan menuju Jalan Indrapura, Surabaya.

Aksi ini digagas aliansi Driver Online Bubarkan Aplikator Nakal Jawa Timur (DOBRAK Jatim) dan diperkirakan melibatkan ribuan pengemudi online.

Humas DOBRAK Jatim, Samuel Grandy Kalengkongan, sebelumnya menyebut aksi ini sebagai bentuk perjuangan driver online menuntut kesejahteraan serta penegakan aturan tarif di Jawa Timur.

“Dari Bundaran Waru, massa akan long march menuju kantor-kantor pemerintahan di Jawa Timur,” ujar Samuel, Jumat, 24 April 2026 lalu.

Samuel mengakui aksi tersebut berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya pengguna jalan. Karena itu, pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat sekaligus mengimbau pengguna jalan untuk menghindari ruas jalan yang dilalui peserta aksi.

“Kami mohon maaf apabila kegiatan ini mengganggu aktivitas dan lalu lintas. Kami mengimbau masyarakat untuk menghindari ruas jalan yang akan dilalui peserta aksi,” katanya.

Halaman Selanjutnya
img_title