Mayat Pria Berjersey Hitam Garis Biru Mengapung di Kali Jagir Surabaya
- BPBD Surabaya
Surabaya, VIVA Jatim-Sesosok pria tanpa identitas mengenakan kaos jersey hitam bergaris biru dengan setelan celana panjang warna gelap ditemukan mengapung di Kali Jagir kawasan Jalan Barata Jaya atau tepatnya di seberang Hotel Narita, Surabaya, Jumat, 12 Juni 2026.
Korban diperkirakan berusia sekitar 40 tahun dan hingga berita ini ditulis masih belum diketahui identitasnya sehingga dikenal sebagai MR X.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, Linda Novanti mengatakan, laporan penemuan mayat tersebut diterima petugas pada pukul 08.42 WIB, siang tadi.
Seusai menerima laporan, Tim BPBD Kota Surabaya dikatakannya, kemudian bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar delapan menit kemudian atau pukul 08.50 WIB.
Saat petugas tiba di lokasi, jenazah masih terlihat mengapung di aliran sungai. Petugas bersama unsur terkait kemudian melakukan pengamanan area untuk memudahkan proses evakuasi dan menghindari gangguan selama penanganan berlangsung.
"Petugas tiba di lokasi dan mendapati jenazah masih mengapung di sungai seberang Hotel Narita," kata Linda melalui keterangan tertulis.
Karena posisi korban berada di aliran sungai, petugas terlebih dahulu mengikat jenazah ke tepi sungai agar tidak hanyut terbawa arus. Tindakan tersebut dilakukan sambil menunggu kedatangan Tim Identifikasi Forensik (Inafis) Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Berdasarkan pemeriksaan awal, korban berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia sekitar 40 tahun. Saat ditemukan, korban mengenakan kaos jersey hitam dengan garis biru dan celana panjang hitam. Tidak ditemukan identitas yang dapat langsung mengungkap jati diri korban sehingga sementara dicatat sebagai MR X.
Setelah Tim Inafis Polrestabes Surabaya tiba di lokasi, petugas melakukan olah TKP guna mengumpulkan keterangan dan barang bukti yang diperlukan untuk proses penyelidikan. Usai pemeriksaan selesai dilakukan, jenazah dievakuasi dari sungai dan dibawa ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo menggunakan ambulans Dinas Sosial Kota Surabaya.
Linda menambahkan, penanganan kasus tersebut kini berada di bawah kewenangan kepolisian. Aparat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban sekaligus mengetahui penyebab pasti kematiannya.