Lion Group Kirim 3.000 Bantuan Gratis ke NTT
- Ahaddiini
Sidoarjo, VIVA Jatim-Lion Group memberangkatkan 1 ton bantuan untuk korban gempa Nusa Tenggara Timur dari Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo pada hari Kemerdekaan Indonesia ke-81, Senin, 17 Agustus 2026.
Pesawat Lion Air JT694 lepas landas menuju Kupang membawa 1.000 selimut, 1.000 tikar, dan 1.000 paket sembako. Seluruh pengiriman digratiskan.
Presiden Direktur Lion Group, Kapten Daniel Putut Kuncoro Adi, mengatakan aksi ini bentuk nyata kepedulian perusahaan kepada masyarakat di NTT.
"Pengiriman bantuan dilakukan dengan menyesuaikan kapasitas muatan pesawat," ujar Daniel saat melepas keberangkatan di Juanda.
Lion Group juga membuka kesempatan bagi masyarakat dan komunitas untuk ikut mengirim bantuan secara gratis. Syaratnya yaitu berupa selimut, sembako, tikar, dan kebutuhan sehari-hari lainnya. Tidak termasuk barang berbahaya dan wajib sesuai aturan penerbangan.
"Gratis, tapi sesuai kapasitas muatan yang ada di pesawat," tegasnya.
Agar tepat sasaran, Lion Group menugaskan station manager di daerah tujuan untuk berkoordinasi langsung dengan Pemprov dan Pemkab.
"Harapannya bantuan ini sampai langsung ke yang menerima bantuan," kata Daniel.
Aksi kemanusiaan ini bertepatan dengan gempa susulan di Ende pada Senin pagi. Operasional Bandara Ende sempat dihentikan untuk pengecekan landasan dan terminal. Sejumlah penerbangan dari dan menuju Ende pun tertunda.
"Kalau bandara dinyatakan ditutup, otomatis berdampak ke rotasi pesawat dan lainnya," jelas Daniel.
Ia menegaskan hingga sore ini (kemarin) belum ada penerbangan Lion Group yang dibatalkan.
"Penumpangnya masih kita delay dulu sampai landasan dan terminal benar-benar aman. Keselamatan penumpang dan pesawat tetap prioritas," ujarnya.
Selain Ende, Lion Group juga memantau Bandara Atambua dan Maumere. Dampak langsung gempa susulan saat ini baru dirasakan di Ende.
General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, mengapresiasi langkah Lion Group.
"Kami mendukung dan terbuka pada tiap aksi kemanusiaan. Sudah sepantasnya kita berbagi dengan saudara kita yang sedang berduka," pungkas Tohir.