Salurkan Bantuan, Petrokimia Gresik Gerak Cepat Bantu Korban Gempa NTT

Relawan Bakti BUMN 2026 Menyalurkan Bantuan Kebutuhan Dasar untuk Korban Gempa NTT.
Sumber :
  • Petrokimia Gresik

Gresik, VIVA Jatim-Sehari setelah gempa magnitudo 7,7 mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Petrokimia Gresik bergerak cepat membantu warga terdampak. Perusahaan menyalurkan bantuan kebutuhan dasar senilai Rp75 juta melalui Program Relawan Bakti BUMN pada 16-19 Agustus 2026.

img_title Teken MoU, Bank Mandiri Taspen dan Petrokimia Gresik Fokus Pensiun dan Ekosistem Bisnis

Bantuan berupa beras, gula, minyak goreng, dan selimut tersebut didistribusikan bersama PT Pupuk Indonesia (Persero) ke sejumlah wilayah yang terdampak gempa.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob mengatakan bantuan tersebut menjadi bentuk respons perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat dalam masa tanggap darurat.

img_title Pemain Soekarno Cup Gotong Royong Bantu Mahasiswa Asal NTT di Surabaya

“Bantuan kami distribusikan bersama Pupuk Indonesia. Penyalurannya dilakukan secara bertahap, saat ini berupa kebutuhan dasar yang dibutuhkan masyarakat pada masa tanggap darurat. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak,” ujarnya, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026 dan berdampak pada sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur.

img_title Gempa M7,7 Guncang Flores, Pakar ITS Ingatkan Ancaman Gempa Susulan hingga Dua Pekan

Berdasarkan data BNPB per 17 Agustus 2026, bencana tersebut menyebabkan 53 orang meninggal dunia dan 135 orang mengalami luka-luka. Sebanyak 914 rumah rusak berat, 126 rusak sedang, dan 317 rusak ringan.

Kerusakan juga tercatat pada 93 fasilitas pendidikan, 36 fasilitas kesehatan, serta 38 kantor pemerintahan. Lebih dari 5.000 warga harus mengungsi akibat bencana tersebut.

Petrokimia Gresik bersama Pupuk Indonesia sebelumnya dipercaya menjadi tuan rumah Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Ruteng, Kabupaten Manggarai. Program yang semula difokuskan pada pemberdayaan masyarakat dan pengembangan sektor pertanian melalui TAJUMASE (Tani Maju Makmur Sejahtera) itu kemudian dialihkan untuk mendukung penanganan darurat gempa.

“Program ini awalnya kami siapkan untuk mendorong pemberdayaan masyarakat, khususnya di sektor pertanian. Namun ketika terjadi bencana, kebutuhan masyarakat tentu menjadi prioritas,” kata Daconi.

Daconi menegaskan, Petrokimia Gresik bersama Pupuk Indonesia dan Relawan Bakti BUMN menyesuaikan kegiatan agar bantuan yang diberikan dapat menjawab kebutuhan warga terdampak. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Relawan Bakti BUMN 2026 bersama Anak-anak Korban Gempa NTT.

Photo :
  • Petrokimia Gresik

“NTT memang jauh dari Gresik, tetapi jarak tidak menjadi penghalang bagi kami untuk menunjukkan kepedulian. Kami ingin masyarakat terdampak merasakan bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi musibah ini,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya
img_title