Sidak Satgas Pangan Mojokerto: Beras SPHP Stabil, Harga Daging Sapi Naik
- M. Lutfi Hermansyah
“Daging sapi Rp130 ribu per kilogram, mulai Hari Raya naik sekitar Rp10 ribu, sebelumnya Rp120 ribu per kilogram,” ujarnya.
Kenaikan juga terjadi pada harga ayam potong. Saat ini, harga ayam potong berada di kisaran Rp41 ribu per kilogram, dari sebelumnya sekitar Rp36 ribu per kilogram.
“(Ayam potong) Rp41 ribu per kilogram, mulai naik sejak anak-anak masuk sekolah. Sebelumnya Rp36 ribu per kilogram,” katanya.
Meski terjadi kenaikan harga, Riswanto mengaku belum mengetahui secara pasti faktor yang menyebabkan harga daging sapi dan ayam potong mengalami peningkatan.
Sementara itu, pedagang lain bernama Saiful (53) mengatakan distribusi beras SPHP ke pasar masih berjalan lancar. Namun, ia mengaku mendapatkan jatah yang lebih sedikit dibanding pengiriman sebelumnya.
“Pengiriman SPHP lancar, cuma jatahnya dikurangi. Biasanya satu minggu dikasih 2 ton, minggu kemarin 1 ton, sekarang 5 kuintal,” ungkapnya.
Selain beras, Saiful menyebut harga telur ayam saat ini sekitar Rp24 ribu per kilogram. Sementara minyak goreng curah berada di kisaran Rp20.500 per kilogram dan MinyaKita Rp15.700 per kilogram.
Terkait berkurangnya jatah beras SPHP tersebut, Wakil Kepala Bulog Kabupaten Mojokerto Eko Wahyu membenarkan adanya penyesuaian alokasi kepada pedagang. Namun, ia menegaskan pengurangan tersebut bukan karena pasokan beras SPHP berkurang, melainkan bagian dari upaya pemerataan distribusi kepada pedagang.
“Droping tidak kami kurangi, tapi untuk pemerataan jadi dapatnya 1 ton dari yang semula 2 ton karena ada pedagang yang masih eksisting,” jelas Eko.
Ia menjelaskan, alokasi beras SPHP untuk setiap pedagang berada di kisaran 1-2 ton per minggu. Dalam satu pasar, distribusi bisa mencapai sekitar 20 ton per minggu untuk 10 pedagang.
“Kalau satu kabupaten bisa sampai 30-40 ton per minggu,” pungkasnya.