Wabup Gresik Serukan Hapus Stigma terhadap ODHA

Sosialisasi HIV/AIDS dan Pengenalan Warga Peduli AIDS (WPA) di Gresik
Sumber :
  • VIVA Jatim

Gresik, VIVA Jatim – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif mengajak penguatan peran Warga Peduli AIDS (WPA) di tingkat kecamatan. Tujuannya, untuk meningkatkan pencegahan, sekaligus mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHA).

img_title Perkuat Soliditas, Kapolres Gresik Beri Kejutan di HUT TNI ke-81

Hal itu disampaikan Asluchul Alif saat membuka Sosialisasi HIV/AIDS dan Pengenalan Warga Peduli AIDS (WPA) tingkat kecamatan se-Kabupaten Gresik yang digelar Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Gresik.

Wabup Alif mengatakan penanggulangan HIV/AIDS tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan pemerintah, masyarakat, keluarga, dan berbagai unsur lainnya.

img_title Oknum Polisi Gresik Diadukan ke Propam Polda, Ini Penyebabnya

“Terpenting adalah bagaimana kita memberikan dukungan kepada masyarakat yang hidup dengan HIV/AIDS agar mereka tetap mendapatkan hak untuk hidup sehat, mendapatkan layanan kesehatan, dan menjalani kehidupan secara baik," ujarnya, Rabu, 7 Oktober 2026.

"Dukungan tersebut harus diberikan dengan cara yang tepat, tanpa memberikan stigma maupun perlakuan diskriminatif,” lanjut Wabup Alif. 

img_title Jelang Liga Nusantara 2026, Gresik United Rampungkan Pendaftaran Pemain dan Benahi Stadion

Menurutnya, penyampaian informasi yang benar mengenai HIV/AIDS juga penting untuk mencegah penularan sekaligus mengurangi kesalahpahaman di tengah masyarakat. Karena itu, kolaborasi dan koordinasi antarpihak perlu terus diperkuat hingga tingkat paling dasar.

Juga meminta masyarakat mengedepankan pendekatan humanis terhadap ODHA. Ia menilai stigma negatif dapat menghambat upaya penanggulangan karena berpotensi membuat seseorang enggan mengakses layanan kesehatan atau terbuka mengenai kondisi yang dialaminya.

“Jangan memberikan stigma negatif kepada ODHA. Mari kita bangun lingkungan yang lebih peduli, sehingga upaya penanggulangan HIV/AIDS dari tingkat paling dasar dapat berjalan dengan baik,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Sekretariat KPA Kabupaten Gresik Nur Chakim mengatakan sosialisasi tersebut menjadi momentum untuk menyamakan persepsi dan menyatukan visi dalam penanganan HIV/AIDS di Kabupaten Gresik.

Penanggulangan HIV/AIDS membutuhkan keterlibatan dan kepedulian berbagai unsur masyarakat. Program WPA diharapkan dapat menjadi salah satu sarana untuk memperluas penyebaran informasi yang benar mengenai HIV/AIDS.

“Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari salah satu program yang ada di KPA yakni Warga Peduli AIDS. Kami berharap para peserta dapat menjadi bagian dari penyebarluasan informasi yang benar tentang HIV/AIDS,” katanya.

Halaman Selanjutnya
img_title