Lagi, Ledakan Diduga Tabung LPG Bikin 5 Rumah di Surabaya Rusak

Petugas saat berada di lokasi ledakan Jalan Kupang Segunting, Surabaya.
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya, VIVA Jatim-Sebuah ledakan diduga berasal dari tabung gas LPG kembali mengguncang Surabaya, Senin, 26 Oktober 2026, pagi. Peristiwa terjadi di Jalan Kupang Segunting Tegalsari sekitar pukul 07.25 WIB. Akibatnya, lima rumah di kawasan padat penduduk tersebut rusak.

img_title Polda Jatim Kerahkan Tim Labfor ke Lokasi Ledakan Kalisari Surabaya

Ketua Tim Kerja Operasional Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, Arif Sunandar mengatakan, tidak hanya lima unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan. Dua orang dikatakannya, juga terluka akibat ledakan ini sehingga terpaksa dilarikan ke rumah sakit untuk memperoleh penanganan medis. Kedua korban berusia lanjut.

"[Inisial] JL mengalami luka bakar, dan dilarikan ke RS Soewandi. Sementara RL terkena serpihan kaca akibat ledakan tersebut [sehingga] dilarikan ke RS Williambooth," ucap Arif.

img_title Empat Korban Ledakan LPG Pakuwon City Alami Luka Bakar hingga 18 Persen

Sementara menurut pengakuan warga sekitar, Agus. Sebelum ledakan terjadi, dirinya lebih dulu mencium bau gas LPG yang sangat menyengat.

Kemudian tak berselang lama, kata Agus, terdengar teriakan dari dalam rumah yang dihuni sepasang Lansia tersebut.

img_title Ledakan Diduga Tabung LPG di Kalisari Surabaya, 5 Korban Terluka

"Sekitar jam 7.25 WIB tadi, ada suara teriakan dari rumah itu. Ternyata tabung LPG di rumah milik korban bocor, lalu ada percikan api listrik dan langsung meledak," tutur Agus.

Menurut Agus, saat ledakan terjadi hanya kedua korban yakni JL dan RL yang berada di dalam rumah. Semburan api dan tekanan ledakan LPG cukup kuat, sehingga tak hanya merusak kediaman korban, melainkan juga berdampak pada empat rumah warga di sekitarnya dengan kerusakan cukup parah.

Petugas BPBD Kota Surabaya bersama kepolisian segera tiba di lokasi untuk memastikan tidak ada bahaya lanjutan. Sementara itu, penyebab pasti kebocoran hingga memicu ledakan masih didalami pihak berwenang.

Ledakan LPG kali ini mengingatkan pada peristiwa serupa yang mengguncang kawasan Cluster San Antonio, Pakuwon City, Jalan Kalisari Utara, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, pada Selasa, 6 Oktober 2026.

Jika ledakan di Jalan Kupang Segunting diduga berasal dari tabung LPG 12 kilogram, ledakan di Kedai Nasi Tempong Sri Dewi San Antonio dipicu kebocoran tabung LPG 50 kilogram yang menyebabkan lima orang terluka dan puluhan ruko di sekitarnya rusak.