NBI dan Ustaz Hanan Attaki Kolaborasi Dakwah di Jember
- Hady Mohammad/VIVA Jatim
"Ke depan, penguatan dakwah Ahlussunnah Wal jamaah itu harus memiliki semangat kolaboratif bukan konfrontatif, ini yang menjadi satu hal menjadi ruh dakwah yang moderat ala NU," sambungnya.
Gus Mahathir mengungkapkan jika pihaknya akan membuat studi banding yang akan didampingi langsung Ustaz Hanan Attaki dengan melibatkan Kiai muda dan anak muda NU yang alim, good looking dan memiliki public speaking yang bagus.
"Studi banding ini mungkin bisa seminggu. Nanti belajar cara mengetahui segmen milenial urban. Kalau ngomong strategi dakwah, ini kan ada pendekatan aspek antropologis dan sosiologis, kita harus petakan. Makanya dai harus bisa beradaptasi dengan target dakwahnya," papar Wakil Bendahara PW GP Ansor Jatim itu.
"Sebenarnya ini kan mirip dengan semangat dakwah Wali Songo yang mampu melakukan akulturasi dan ini hanya soal packaging-nya saja. Insyaallah akan kami realisasikan dalam waktu dekat untuk melakukan studi banding ini," sambungnya.
Studi banding ini, kata Gus Mahathir, nantinya ulama-ulama muda NU akan punya bekal untuk merangkul anak-anak perkotaan sebagaimana dilakukan oleh Ustaz Hanan Attaki.
"Juga diharapkan ada inventarisir ulama-ulama dari NU yang itu bisa direkomendasikan oleh Ustaz Hanan Attaki sebagai Da'i Nasional agar direkomendasikan untuk ngaji kepada masyaikh Nahdlatul Ulama," pungkasnya.