Ganjar Angkat Bicara soal RPP Kesehatan Ancam Produk Tembakau

Ganjar bersama buruh pabrik rokok SKT di Malang
Sumber :
  • Nur Faishal/Viva Jatim

Malang, VIVA Jatim – Bakal Calon Presiden (Bacapres) Ganjar Pranowo angkat bicara soal polemik Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) yang menjadi mandat dari Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Salah satu bagian RPP yang sedang disusun yakni pengamanan zat adiktif berupa produk tembakau sebagaimana mandat Pasal 152 UU tersebut.

img_title Pesan Ketua DPRD Jatim saat Wayang Kulit Hari Jadi Ke-81 Jawa Timur

Menurut Ganjar, industri karya dari produk tembakau harus dipertahankan agar tetap menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat. 

“Kita akan menjaga iklim hubungan industrial dengan baik, agar kesempatan kerja ini betul-betul bisa di dapat,” kata Ganjar saat berkunjung ke pabrik rokok sigaret kretek tangan (SKT) PT Karya Niaga Bersama yang berada di Jalan Terusan Batu Bara, Malang, Jumat, 13 Oktober 2023. M

img_title Pengamat Politik Bilang Demokrat di Jatim Berpeluang Bangkit di Pemilu 2029

Hanya saja, menurut Ganjar semua pihak harus duduk bersama untuk mencari jalan keluar agar industri ini bisa bertahan di tengah isu produk tembakau yang akan diatur di dalam beberapa pasal.

“Tentu kita terus mencari jalan keluar yang terbaik, bagaimana industri rokok bisa bertahan dan tentu saja dengan regulasi memang sekarang tidak mudah karena persaingan globalnya terjadi seperti itu,” jelas Ganjar.

img_title Emil Dardak jadi Lulusan Terbaik Profesi Insinyur ITB

Lebih jauh, Ganjar menilai produksi pembuatan tembakau seperti ini merupakan industri yang menyerap banyak tenaga kerja. Sehingga perlu adanya regulasi yang bisa melindungi para petani tembakau.

“Ini penting sekaligus akan melindungi kawan-kawan petani tembakau yang sudah bercerita susah payah selama ini untuk bisa mempertahankan produk ini atau komuditas sejak jaman sebelum merdeka,” ujar Ganjar.

Sebagai informasi, kedatangan Ganjar ke pabrik rokok sigaret kretek tangan bersilahturahmi sekaligus mendengarkan masukan-masukan yang diberikan oleh para pekerja pabrik.

Saat masuk, Ganjar langsung disambut meriah oleh sekitar ribuan karyawan pabrik. Mereka langsung mengajak berswafoto ataupun bersalaman dengan capres berambut putih itu.

“Kami senang bisa bercanda dengan para buruh. Bisa senang pengusahanya juga memberikan kesempatan kepada mereka (buruh) untuk break sejenak bertemu saya,” tandasnya.