Khofifah Apresiasi Pabrik Tebu di Tulungagung Produksi 2 Kali Setahun

Khofifah Indar Parawansa saat ke Pabrik Tebu Tulungagung
Sumber :
  • Madchan Jazuli/ Viva Jatim

Tulungagung, VIVA Jatim-Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi salah satu perusahaan pabrik tebu di Tulungagung. Pasalnya, mengcover belasan ribu hektare lahan tebu yang mampu dipanen dan proses giling selama dua kali dalam setahun.

img_title Pengunjung Meninggal Usai Keluar Wahana Rumah Hantu di Tulungagung, Polisi Selidiki

Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa dalam pengelolaan hulu-hilir adanya patnership, sinergitas, dan kolaborasi merupakan kunci. Potensi dunia pertebuan dan pergulaan ternyata cukup Advance berkembang di Tulungagung.

"Bahkan saya surprise Pabrik Gula ini bisa produksi sepanjang tahun. Saya rasa sepanjang di Indonesia dan dari Jawa Timur pabrik pabrik gula yang besar itu biasanya mereka giling tebu itu kalau musim panen di mulai bulan Mei Juni (sekali)," ungkap Khofifah, Sabtu 14 Oktober 2023.

img_title Akhir Juli 2026, Bulog Jatim Salurkan 99.004 Ton Beras ke 4.050 Outlet

Ia batu saja menandatangani Perjanjian Kerjasama Gapoktan tebu dengan Bank Jatim, Bank BPR Jatim, PT Pupuk Kaltim, dan PT Inti Rosan Makmur Sentosa. Dimana kelompok petani tebu mempunyai kebun tebu 1 sampai 3 hektare ini akan mengelola seluas 15.000 hektar.

Belasan ribu hektare berasal dari Blitar Selatan, Tulungagung Selatan dan bagian Trenggalek. Luasan 15.000 hektar adalah sesuatu sekali dan diinisiasi lah di Tulungagung ini lebih dari 100 pabrik tebu dengan hasil turunan berupa kategori Brown Sugar.

img_title Ratusan Warga Demo PTPN di Kediri, Pertanyakan Status HGU Ribuan Hektare Lahan

"Kalau Brown Sugar harganya di atas kristal gula putih, kebayang tidak kalau itu sudah mulai banyak masuk pasar ekspor," terangnya.

Khofifah menambahkan bahwa proses pertanian tebu yang bisa 2 kali panen dalam setahun merupakan inovasi yang luar biasa. Membutuhkan teknologi dan ilmu musim tanam secara lebih saintifik.

"Pasalnya akan ada tebu yang digiling any time. Harus ada mekanisme kalau hari ini di sini dipanen, lalu bulan depan bulan berikutnya selalu ada yang dipanen di dalam area yang sudah yang dilakukan proses pemetaan," bebernya.

Sementara, kerjasama para pihak implementasi di lapangan untuk petani cukup membantu. Ada yang mendukung permodalan seperti Bank Jatim, Bank UMKM. Ada yang mensupport dari segi perpupukan yaitu Pupuk Kaltim.

"Itu saya rasa dari rejotangan dan Tulungagung bisa menjadi referensi industri pergulaan nasional," jelasnya.

Senada, Pimpinan Gabungan Kelompok Petani (Gapoktan) Tebu PT Inti Rosan, Muhammad Setiadi mengungkapkan per hektar lahan tebu akan dimaksimalisasi.

Halaman Selanjutnya
img_title