Yenny Wahid Sebut Mahfud MD Paling Berani Berantas Korupsi

Yenny Wahid di acara Koloseum Santri di Jombang
Sumber :
  • Viva Jatim/Nur Faishal

Surabaya, VIVA Jatim – Putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur, Yenny Wahid, disambut hangat para santri Jombang ketika menghadiri acara “Koloseum Santri" di Casa Vida Venue, Sabtu 6 Januari 2023.

img_title Kapolri Suyudi Kunjungi Pesantren di Jawa Timur dan Ziarah ke Makam Gus Dur

Ning Yenny menyampaikan pesan dalam acara tersebut kepada para santriwan dan santriwati agar menggunakan hak suaranya memilih presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 mendatang berdasarkan

rekam jejak dan bukan “gimmick” semata serta jangan sampai terbuai bualan janji-janji manis.

img_title Fikih, Tahu Diri, dan Marwah Kepemimpinan NU

Menurutnya, dalam rangka menyambut bonus demografi guna mencapai Indonesia Emas 2045, maka penegakan hukum juga harus dipastikan tegak lurus dan tidak berpihak kepada penguasa. 

Lebih lanjut Ning Yenny Wahid menegaskan dirinya tak akan ikhlas apabila Indonesia dipegang oleh tangan-tangan kekuasaan yang akan menggeser sistem hukum di negeri ini, dari yang sebelumnya menjunjung tinggi supremasi hukum bergeser menjadi negara oligarki. 

img_title Sebelum ke Munas-Konbes NU di Ploso Kediri, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur

“Saya tidak ikhlas, jika negeri ini diubah menjadi sistem oligarki!” ucapnya.

Dalam kaitannya dengan itu, baginya, Cawapres Nomor Urut 3 Mahfud MD, merupakan sosok pemimpin paling ideal yang dapat membawa bangsa Indonesia kepada masa depan yang cerah dan penuh optimisme lima tahun ke depan. 

Bukan tanpa alasan, ia mengatakan sebab hanya Mahfud MD-lah yang berani menegakkan hukum dan menyikat habis korupsi di antara paslon-paslon lain, dan hal tersebut bukan cuma sekadar komitmen, namun telah terbukti melalui rekam jejak selama Mahfud memangku jabatan, baik di tingkat eksekutif, yudikatif, maupun legislatif. 

Apalagi, Mahfud MD juga memiliki basis pendidikan dari pesantren yang kental dengan nilai-nilai kepesantrenan, termasuk nilai agama, etika, dan moral. Dengan demikian, Mahfud MD diharapkan tidak hanya berani menegakkan hukum dengan modal “nilai” yang didapatkannya sewaktu menempuh pendidikan di pesantren. 

Lebih dari itu, di tangannya pesantren-pesantren di Indonesia juga mampu bersaing dan semakin maju. Lanjutnya, ia mengaku bahwa apabila Mahfud MD terpilih menjadi wapres, tentunya keberhasilan penegakan hukum itu memerlukan partisipasi aktif masyarakat. 

Ia berharap, kelak walaupun Mahfud MD telah terpilih, masyarakat tetap terus membantu dan mengoreksi jalannya penegakan hukum dalam suatu penyelenggaraan pemerintahan di negara demokrasi. 

Halaman Selanjutnya
img_title