Cara Buat Anggaran Bulanan agar Minim Pengeluaran tanpa Kurangi Kualitas Hidup

Ilustrasi uang rupiah
Sumber :
  • Viva

Surabaya, VIVA Jatim – Salah satu problem akut yang sering dialami seseorang maupun keluarga adalah stabilitas keuangan yang terus merosot. Selain karena disebabkan sumber penghasilan yang berkurang, juga karena taraf hidup yang dijalani terlalu tinggi dan besar biayanya. 

img_title Desainer Jatim Ronie Parero Debut di IFW 2026, Angkat Tema Mimpi Tanpa Batas

Agar tetap bisa hidup normal tanpa dikejar-kejar masalah keuangan, anda perlu membuat anggaran bulanan dengan menerapkan Frugal Living. Yakni gaya hidup hemat yang tetap mengutamakan kebutuhan esensial, tanpa harus mengurangi kualitas hidup. 

Dikutip dari VIVA, Senin, 10 Februari 2025, cara pertama untuk menjalani frugal living adalah membuat anggaran bulanan. Cara ini harus dilakukan agar pengeluaran lebih terkontrol dan sesuai dengan pemasukan.

img_title Jawab Tantangan Lonjakan Bahan Baku, Indomilk Hadirkan Chef, Edukasi Pelaku Bisnis FnB di Surabaya

Sebab, tanpa anggaran yang jelas, sering kali kita tidak sadar sudah menghabiskan uang lebih dari yang seharusnya. Termasuk, pengeluaran kecil yang tampak sepele, seperti jajan kopi atau langganan streaming, yang bisa berdampak besar jika tidak dikelola dengan baik. 

Menyusun anggaran, bukan hanya membantu menghemat uang, tetapi juga memberikan gambaran lebih jelas mengenai kondisi keuangan Anda. Berikut langkah-langkah membuat anggaran bulanan agar pengeluaran semakin irit!

img_title Menteri Ekraf Dorong Kolaborasi Diperkuat untuk Kemajuan Ekonomi Kreatif

1. Catat Semua Sumber Penghasilan

Pertama, mulailah mencatat semua pemasukan yang diterima setiap bulan. Mulai dari gaji, bonus, pendapatan dari pekerjaan sampingan, atau investasi. Jika Anda sudah mengetahui jumlah pemasukan yang pasti, Anda bisa membuat anggaran yang lebih realistis.

2. Lacak dan Kategorikan Pengeluaran

Pisahkan pengeluaran ke dalam kategori utama, seperti biaya tempat tinggal (sewa atau cicilan rumah), kebutuhan pokok (makanan, listrik, air), transportasi, hiburan, serta tabungan dan investasi. Ini dilakukan agar Anda tahu ke mana uang Anda dikeluarkan, sehingga lebih mudah menemukan area yang bisa dikurangi untuk meningkatkan efisiensi anggaran.

3. Tetapkan Tujuan Keuangan

Tentukan tujuan keuangan yang ingin dicapai, baik jangka pendek maupun jangka panjang, misalnya menabung untuk dana darurat, liburan, atau dana pensiun. Memiliki tujuan yang jelas, membuat Anda lebih termotivasi untuk mengatur keuangan dengan lebih disiplin.

4. Buat Rencana Anggaran

Setelah mengetahui pemasukan dan pengeluaran, tentukan alokasi dana untuk setiap kategori. Sebagai contoh, jika pemasukan Anda Rp10 juta per bulan, Anda bisa mengalokasikan 30% untuk tempat tinggal dan tagihan (Rp3 juta), 20% untuk kebutuhan pokok seperti makanan dan transportasi (Rp2 juta), 10% untuk hiburan dan gaya hidup (Rp1 juta), serta menyisihkan minimal 20% untuk tabungan dan investasi (Rp2 juta). Lalu, sisanya bisa digunakan untuk kebutuhan tak terduga atau dialokasikan kembali sesuai prioritas keuangan Anda.

Halaman Selanjutnya
img_title