Sople, Aplikasi Video Pendek Karya Anak Bangsa Meluncur 2026
- Mokhamad Dofir
Surabaya, VIVA Jatim-Aplikasi video pendek karya anak bangsa bernama Sople dijadwalkan meluncur pada tahun 2026. Platform ini digagas sebagai upaya memperkuat ketahanan digital nasional, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi konten kreator Indonesia agar tidak hanya menjadi konsumen platform asing.
Marketing Director Social Labs, Roys Tanani mengatakan, hingga kini platform video pendek yang populer di Indonesia mayoritas berasal dari luar negeri, seperti TikTok dari China serta Instagram Reels dan YouTube Shorts dari Amerika Serikat. Padahal, Indonesia merupakan salah satu negara dengan populasi terbesar di dunia.
"Indonesia besar, tapi kita belum punya platform video pendek sendiri. Karena itu kami bersama tim membangun Sople sebagai platform video pendek pertama yang lahir dari Indonesia," kata Roys di Hotel Grand Mirama Surabaya, Senin, 15 Desember 2025.
Menurut Roys, kehadiran Sople bukan sekadar menghadirkan alternatif platform, bukan hanya pasar, tetapi juga mendorong Indonesia menjadi produsen konten digital.
Dia menilai industri konten kreator akan terus tumbuh pesat dan diprediksi meningkat hingga sepuluh kali lipat dalam 10 tahun ke depan.
"Sekarang semua sektor pakai video, mulai dari berita, edukasi, sampai penjualan. Live shopping di berbagai platform sudah membuktikan video menjadi tulang punggung ekonomi digital," ujarnya.
Sople juga dirancang untuk memberi kemudahan monetisasi bagi kreator pemula. Roys mengungkapkan, tantangan terbesar kreator saat ini adalah lamanya waktu untuk mulai mendapatkan penghasilan seperti jam tayang tinggi.
"Di Sople, kami ingin kreator bisa bertahan sejak awal. Seribu view pertama sudah kami bayar Rp15 ribu. Kalau tembus tiga juta view, penghasilannya bisa mencapai sekitar Rp45 juta," jelasnya.
Untuk mendukung hal tersebut, Sople mengembangkan algoritma berbasis teknologi yang mampu mempertemukan konten dengan audiens yang tepat. Teknologi ini tidak hanya menargetkan penonton, tetapi juga membuka peluang kerja sama bisnis. Msalnya antara kreator kuliner dan pelaku usaha restoran.
Roys menambahkan, Sople menerima konten berdurasi minimal satu menit agar dapat dimonetisasi. Platform ini juga mengedepankan konten positif, edukatif, dan berciri khas Indonesia, dengan sistem penyaringan berbasis AI yang tetap mengacu pada regulasi pemerintah.