Rail Clinic dan Rail Library KAI Hadir di Cerme Gresik, Warga Dapat Layanan Gratis

Warga saat mendapatkan layanan kesehatan gratis dari PT KAI Daop 8 Surabaya.
Sumber :
  • Tofan Bram Kumara

Gresik, VIVA Jatim-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menghadirkan layanan kesehatan gratis melalui Rail Clinic di Stasiun Cerme, Kabupaten Gresik, Selasa, 8 September 2026. Sebanyak 250 warga dan siswa sekolah dasar mendapat layanan pemeriksaan kesehatan, edukasi, hingga bantuan kesehatan secara cuma-cuma.

img_title Pengurus Baru Dikukuhkan, PKB Gresik Siapkan Strategi Raih 16 Kursi Pemilu 2029

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 KAI yang akan diperingati pada 28 September 2026. Selain Rail Clinic, KAI Daop 8 juga menghadirkan Rail Library sebagai sarana literasi bagi masyarakat dan pelajar.

Executive Vice President KAI Daop 8 Surabaya, Daniel Johannes Hutabarat, mengatakan kehadiran Rail Clinic merupakan bentuk komitmen KAI untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

img_title Kopdarcab III Driver Ambulans Digelar di Gresik, Perkuat Jaringan Kemanusiaan

“Melalui Rail Clinic, kami ingin memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dasar. Tidak hanya memberikan pengobatan, kami juga mendorong masyarakat untuk lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pencegahan sejak dini,” terangnya.

Layanan kesehatan yang diberikan Rail Clinic meliputi pemeriksaan kesehatan umum, gigi, kebidanan dan USG, laboratorium, pemeriksaan mata, hingga pemberian obat.

img_title Peredaran Miras Ilegal di Gresik Utara Dibongkar, Ratusan Botol Disita Polisi

Untuk memberikan pelayanan tersebut, KAI Daop 8 menyiagakan dua dokter umum, dua dokter gigi, 10 paramedis, dua apoteker, dua analis, serta dua refraksionis optisien.

Selain pemeriksaan kesehatan, KAI juga menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat dan siswa. Sebanyak 50 kacamata gratis diberikan kepada murid SD Negeri 45 Gresik dan SD Negeri Kambingan Cerme.

KAI juga membagikan 50 paket oral hygiene, 50 tas sekolah lengkap dengan alat tulis, serta peralatan olahraga untuk mendukung aktivitas siswa. Sementara itu, sebanyak 15 paket gizi diberikan kepada ibu hamil.

Rail Clinic tidak hanya difungsikan sebagai tempat pemeriksaan kesehatan. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dan siswa juga mendapatkan edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat, pencegahan penyakit, serta keselamatan saat berada di sekitar jalur kereta api.

“Pesan yang ingin kami sampaikan adalah kesehatan dan keselamatan harus menjadi perhatian bersama. Karena itu, layanan Rail Clinic kami lengkapi dengan edukasi agar masyarakat tidak hanya mendapatkan manfaat pengobatan, tetapi juga memahami cara menjaga kesehatan dan keselamatan,” ujar Daniel.

Selain layanan kesehatan, aktivitas di Stasiun Cerme juga diwarnai kehadiran Rail Library. Kereta perpustakaan tersebut menyediakan berbagai koleksi buku yang dapat dibaca siswa dan masyarakat, mulai dari buku cerita, ensiklopedia hingga materi pembelajaran.

Rail Library juga dilengkapi fasilitas e-Library berupa layar sentuh yang menyediakan koleksi bacaan digital dan video edukatif. Fasilitas tersebut memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif bagi anak-anak.

Menurut Daniel, kehadiran Rail Library melengkapi layanan Rail Clinic karena kesehatan dan pendidikan merupakan dua aspek penting dalam mendukung kualitas generasi muda.

“Kami menghadirkan Rail Library bersamaan dengan Rail Clinic agar manfaat kegiatan ini lebih luas. Masyarakat bisa mendapatkan layanan kesehatan sekaligus anak-anak memiliki kesempatan untuk membaca, belajar, dan mengenal berbagai sumber pengetahuan,” tuturnya.

KAI Daop 8 Surabaya menyatakan program Rail Clinic dan Rail Library merupakan bagian dari pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Melalui kegiatan tersebut, KAI tidak hanya memberikan bantuan langsung, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan, literasi, dan keselamatan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Kami ingin keberadaan KAI dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di sepanjang jalur kereta api. Karena itu, berbagai program sosial kami arahkan agar tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga menghadirkan edukasi dan manfaat yang berkelanjutan,” terang Daniel.