Rekom PKS ke Mas Ipin: Berpengalaman, Komitmen Sejahterakan Rakyat

Mochamad Nur Arifin menerima rekom dari PKS
Sumber :
  • Dokumen PKS

Trenggalek, VIVA Jatim - Rekomendasi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bakal calon kepala daerah (bakacada) Kabupaten Trenggalek turun ke petahana Mochamad Nur Arifin dan Syah Muhammad Natanegara pada Pilkada 2024. Salah satu alasannya, keduanya dinilai memiliki komitmen untuk mensejahterakan rakyat.

img_title Hasil Survei Kepuasan Prabowo Turun, Hasto Kristiyanto : Bahan Evaluasi Pemerintah

Hal itu disampaikan Ketua DPD PKS Kabupaten Trenggalek, Komarudin. Ada beberapa hal mengapa menjatuhkan dukungan kepada Mochamad Nur Arifin. Pertama, memiliki komitmen bersama untuk melayani masyarakat Trenggalek.

"Kedua, Bapak Mochamad Nur Arifin dengan pengalaman 5 tahun kemarin. Dia siap berkomitmen berusaha mensejahterakan masyarakat Trenggalek. Ketiga peluang jadi itu sangat besar," ujar Komarudin ditemui di kantor PKS Trenggalek, Selasa, 20 Agustus 2024.

img_title 400 Talenta Muda Soekarno Cup 2026 Siap Warisi Api Perjuangan

Alumnus Magister Universitas Widyagama Malang ini mengatakan Surat Keputusan (SK) mengusung incumbent Mochamad Nur Arifin dan Syah Muhammad sebagai calon wakil bupati tidak ada komitmen khusus dari partai.

"Ketika Pak Arifin punya komitmen kuat ya untuk mensejahterakan, kami sangat mendukung," tegasnya kembali.

img_title 16 Tim Sepak Bola Berlaga di Soekarno Cup 2026, Tiga Wasit Perempuan Diturunkan

Ditanya perihal pertama kali berkoalisi dengan PDIP, Komarudin menerangkan bahwa partai membangun bangsa ini secara tidak pilah-pilah. Sejak awal berdirinya PKS bagaimana bisa berkontribusi membangun Negeri ini.

"Terkait dengan siapa siapapun bisa, partai politik apapun bisa bisa juga dengan PDIP," tambahnya.

Disinggung kader internal, alumnus STIE Pemnas Indonesia Malang ini mengaku sebenarnya kemarin memang melalui proses yang panjang. Mulai penjaringan, termasuk pendaftaran sudah dilakukan.

Selain itu, pihaknya juga sudah rapat beberapa kali. Lalu, ada dua calon yang sudah diajukan ke DPP. Melalui proses DPTD telah memutuskan 50 persen dan 50 persen dari kader internal.

"Sehingga kami serahkan keputusan ke DPW. Disamping itu terdapat dialog yang luar biasa, ya untuk bisa menentukan siapa. Akhirnya DPW-DPP yang menentukan ke Bapak Mochamad Nur Arifin," ujarnya.

Komarudin menambahkan ada beberapa evaluasi yang telah partai ajukan. Dua calon plus minus sudah disampaikan, termasuk Mochamad Nur Arifin untuk plus minus.

"Termasuk calon satunya, juga kita sampaikan plus minus masing-masing kita sampaikan," paparnya.