Jalur Gumitir Jember-Banyuwangi Dibuka Lagi
- Istimewa
Surabaya, VIVA Jatim – Jalur Gumitir yang menghubungkan Kabupaten Jember - Banyuwangi mulai Kamis, 4 September 2025, dibuka kembali. Jalur lintas selatan itu dibuka setelah ditutup hampir dua bulan karena perbaikan jalan di Tikungan Mbah Singo.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur – Bali memastikan, akses utama tersebut sudah bisa dilalui kendaraan setelah melalui percepatan pekerjaan preservasi jalan nasional di kawasan Tikungan Mbah Singo.
Keputusan open traffic secara fungsional ini diambil dalam rapat koordinasi bersama Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim, Pemkab Jember, Pemkab Banyuwangi dan sejumlah instansi terkait.
Dengan dibukanya jalur strategis lintas selatan ini, arus lalu lintas kembali lancar usai sempat terganggu akibat proses perbaikan.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan, pekerjaan preservasi ini dilakukan demi menjaga kemantapan jalan sekaligus meningkatkan keselamatan serta kenyamanan pengguna.
“Kementerian PU berkomitmen untuk terus meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas antar pusat pertumbuhan ekonomi, termasuk kawasan industri dan wisata, melalui infrastruktur jalan yang mantap,” ujarnya, Kamis, 4 September 2025.
Kepala BBPJN Jatim–Bali, Javid Hurriyanto, menyampaikan percepatan pekerjaan bore pile sebanyak 75 titik rampung lebih cepat 20 hari dari target semula.
“Saat ini tinggal menyisakan pekerjaan minor yang akan terus diselesaikan hingga akhir masa kontrak 31 Desember 2025,” katanya.
Untuk keamanan, jalur ini dilengkapi water barrier, safety line, lampu, rambu sementara, serta personel gabungan dari Polres Jember, Dishub, hingga relawan. Alat berat juga disiagakan di titik rawan longsor sebagai langkah antisipasi keadaan darurat.
Dengan dibukanya kembali Jalur Gumitir, konektivitas Jember–Banyuwangi dipastikan pulih. Jalur ini berperan vital sebagai satu-satunya lintas selatan yang menunjang kelancaran distribusi logistik dan mobilitas masyarakat di Jawa Timur.