Gempa Pacitan Magnitudo 5,7 Terasa di Surabaya Hingga Bali

Gempa Pacitan
Sumber :
  • Madchan Jazuli

Pacitan, VIVA Jatim – Gempa tektonik berkekuatan 5,7 magnitudo mengguncang wilayah Pacitan, Selasa, 27 Januari 2026, pukul 08.20.44 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada di koordinat 8,18 derajat Lintang Selatan dan 111,33 derajat Bujur Timur atau tepatnya di darat sekitar 24 kilometer tenggara Pacitan, dengan kedalaman 122 kilometer.

img_title Prakiraan Cuaca Jatim Hari Ini, Selasa, 21 Juli 2026 Berdasarkan BMKG

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini merupakan gempa menengah akibat aktivitas deformasi batuan di dalam lempeng,” ujar Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Dr Daryono dalam keterangan tertulis.

Dia menambahkan, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

img_title Prakiraan Cuaca Jatim Hari Ini, Senin, 20 Juli 2026 Berdasarkan BMKG

Dengan kekuatan tersebut kata dia, getaran gempa bisa dirasakan di sejumlah wilayah di Jawa Timur, termasuk Kota Surabaya hingga Bali dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Di Pacitan, Karangkates, dan Tulungagung, guncangan dirasakan dengan skala III–IV MMI, di mana getaran ini dikatakannya, mampu dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah.

img_title Prakiraan Cuaca Jatim Hari Ini, Minggu, 19 Juli 2026 Berdasarkan BMKG

Sementara itu, di Malang, Nganjuk, Ponorogo, dan Blitar, intensitas gempa mencapai III MMI, terasa nyata seperti ada truk besar melintas. Getaran juga dirasakan di Madiun, Jember, Mojokerto, Denpasar, Kuta, Karangasem dan Mataram dengan skala II–III MMI.

Di wilayah Yogyakarta, Bantul, Sleman, Kulon Progo, Purworejo, Semarang, dan Pasuruan, gempa dirasakan pada skala II MMI, dengan benda-benda ringan yang digantung tampak bergoyang.

Sejumlah warga turut merasakan getaran gempa tersebut. Aini Kusuma, warga Malang mengaku merasakan guncangan saat berada di dalam rumah. Hal serupa dirasakan Dedy, warga Kediri yang menyebutkan getaran cukup terasa meski hanya sebentar.

Pun dengan salah seorang warga Surabaya, Gita Maulidiana. Dirinya mengaku merasa sedikit pusing saat berada di ketinggian.

"Iya terasa [gempa] sedikit, pusing," ucapnya.

BMKG memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.

“Hasil pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami,” tutur Daryono.

Hingga pukul 08.35 WIB, BMKG juga belum mendeteksi adanya gempa susulan (aftershock). Selain itu, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa tersebut.

Halaman Selanjutnya
img_title