Menteri Sosial Tekankan Peran Perangkat Desa dalam Digitalisasi DTSEN

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf di Mal Pelayanan Publik Sidoarjo
Sumber :
  • Viva Jatim/Ahaddiini HM

Sidoarjo, VIVA Jatim – Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menekankan pentingnya peran perangkat desa dalam digitalisasi dan pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) guna memastikan bantuan sosial tepat sasaran.

img_title IPNU IPPNU Dukung Gerakan Nasional Peduli Tetangga Lewat Agen Perlinsos

Dalam kunjungannya terkait Sosialisasi DTSEN di Sidoarjo,  Gus Ipul menyatakan bahwa pembaruan DTSEN di tingkat desa memerlukan kompetensi dari operator desa yang bertugas memasukkan data yang akurat.

"Saya berharap Bupati Sidoarjo dapat memberikan pelatihan-pelatihan yang cukup dalam memasukkan data bagi para operator di desa, demi keakuratan DTSEN khususnya di wilayah Kabupaten Sidoarjo," kata Gus Ipul di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Sidoarjo, Jum'at 6 Februari 2026.

img_title Mercy Coprs Indonesia dan DBS Foundation Diapresiasi Menteri UMKM dan Menteri Sosial

Ia juga menekankan bahwa keakuratan data tersebut harus diimbangi dengan aktifnya seluruh pihak, baik di tingkat RT ,RW, desa atau kelurahan, kecamatan, kabupaten atau kota hingga provinsi, dalam mendata para keluarga atau individu yang berhak menerima bantuan sosial.

"Kemensos juga membuka partisipasi masyarakat dalam menentukan, menilai, menyanggah, mengkritik dan mengusulkan data-data terbaru pihak yang berhak menerima bantuan," tambahnya.

img_title Kericuhan di Arena Muktamar NU ke-35, Gus Ipul Angkat Bicara

Ia menyampaikan, masyarakat dapat berpartisipasi melalui pemerintah desa maupun dinas sosial setempat, sekaligus melalui jalur nonformal menggunakan aplikasi milik Kemensos bernama Cek Bansos.

Gus Ipul menegaskan bahwa pembaruan DTSEN ini juga dilakukan setiap harinya, yang mana data-data tersebut akan langsung diolah oleh Badan Pusat Statistik (BPS) baik di daerah maupun nasional, untuk kemudian disatukan menjadi data tiga bulanan.

"Dengan pembaruan data setiap hari dan laporan setiap tiga bulan, maka kami berharap penyaluran bantuan sosial dapat semakin akurat dan mampu menjangkau para keluarga yang belum terjangkau bantuan," tegas Gus Ipul.

Ia berharap ke depannya masyarakat yang telah lepas dari data desil terendah DTSEN dapat secara sadar memperbarui data pribadinya demi mengalihkan penyaluran bantuan bagi masyarakat lain yang masih berada di desil terbawah DTSEN.

"Dengan demikian, DTSEN dapat menjadi alat yang efektif dalam memastikan bantuan sosial tepat sasaran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.