Gegara Sopir Mengantuk, 3 Truk Tabrakan Beruntun di Lamongan
- Humas Polres Lamongan
Lamongan, VIVA Jatim – Tiga truk terlibat kecelakaan beruntun saat melintas di Jalan Raya Lamongan–Babat, tepatnya di Desa Sukoanyar, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, pada Kamis 11 Juni sekitar pukul 00.30 WIB. Diduga, kecelakaan itu terjadi karena sopir mengantuk.
Kasi Humas Polres Lamongan Ipda Hamzaid mengatakan, tiga kendaraan yang terlibat dalam peristiwa tersebut yakni truk Colt Diesel nomor polisi H-8402-GA yang dikemudikan W (44), warga Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban.
Untuk kendaraan lainnya yakni truk tronton nomor polisi B-9120-UEL yang dikemudikan S (47), warga Banyuputih, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, serta truk tronton box nomor polisi B-9041-UEW yang dikemudikan YM (52), warga Kota Cirebon.
Hamzaid menjelaskan, kecelakaan itu bermula semula saat truk Colt Diesel yang dikemudikan W melaju dari arah timur menuju barat. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut berhenti di lajur kanan untuk melakukan putar balik ke arah timur.
Pada saat bersamaan, dari arah belakang melaju truk tronton box yang dikemudikan YM. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan depan-belakang pun tidak dapat dihindari.
Truk Colt Diesel yang tertabrak kemudian terdorong ke jalur sebelah utara dan kemudian bertabrakan dengan truk tronton nomor polisi B-9120-UEL yang dikemudikan S dan melaju dari arah barat menuju timur.
"Diduga karena pengemudi mengantuk, sebagaimana pengakuan yang bersangkutan, sehingga tidak dapat mengendalikan kendaraan dengan baik," kata Hamzaid.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun akibat kejadian tersebut kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta.
Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan bersama anggota Polsek Turi segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan pengamanan lokasi dan upaya evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan lalulintas serta mengatur jalan agar tidak terjadi kepadatan arus lalulintas.
"Polres Lamongan mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan angkutan barang jarak jauh, agar selalu memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima dan beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas," pungkasnya.