Dua Gudang Mebel di Romokalisari Surabaya Terbakar Hebat
- DPKP Surabaya
Surabaya, VIVA Jatim-Dua gudang mebel di kawasan Pergudangan TPI, Jalan Romokalisari, Kelurahan Tambak Osowilangun, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya, terbakar hebat, Jumat, 3 Juli 2026.
Besarnya kobaran api membuat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya mengerahkan 20 unit armada pemadam serta lima tim rescue untuk mencegah api meluas ke bangunan di sekitarnya.
Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Rokhim mengatakan, menurut laporan kebakaran yang diterima petugas, peristiwa terjadi pada pukul 03.26 WIB, dini hari.
Setelah menerima laporan itu, kendaraan pemadam kebakaran dari Pos TOW langsung dikirim ke lokasi kejadian untuk melakukan upaya pemadaman.
"Begitu tiba di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman karena api sudah membakar dua gudang mebel. Kami kemudian mengerahkan total 20 unit pemadam dan lima tim rescue agar api dapat segera dikendalikan serta tidak merambat ke area pergudangan lainnya," ujar Rokhim dalam keterangan tertulis.
Dia menyampaikan, selain armada DPKP Kota Surabaya, proses penanganan juga mendapat dukungan dua unit mobil tangki air dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Sejumlah instansi lain turut terlibat dalam penanganan di lokasi, di antaranya BPBD Kota Surabaya, Satpol PP, Pos Terpadu Barat, PLN, dan PMI.
Rokhim kemudian merinci, masing-masing gudang yang dilalap api memiliki luas sekitar 10 x 50 meter sehingga total area yang terbakar mencapai sekitar 1.000 meter persegi.
Salah satu gudang dikatakannya, berisi mebel berbahan plastik, sedangkan gudang lainnya menyimpan tumpukan kayu, material besi serta sebuah forklift.
Rokhim menambahkan, api pokok berhasil dipadamkan petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 05.44 WIB. Selanjutnya petugas melakukan proses pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali. Penanganan dinyatakan selesai dan kondisi lokasi kondusif tepat pukul 09.35 WIB.
Saat kejadian, tidak ada aktivitas di dalam gudang sehingga bisa dipastikan korban jiwa maupun luka-luka akibat musibah ini, nihil.
Belum diketahui apa yang menjadi penyebab kebakarana karena kata Rokhim, petugas kepolisian sedang melakukan penyelidikan intensif.
"Petugas masih melakukan pendataan serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengetahui sumber api dan menghitung kerugian akibat kebakaran tersebut," pungkasnya.