Sindikat Narkotika Internasional Dibongkar, 12 Tersangka Ditangkap di Gresik
- Tofan Bram Kumara
Gresik, VIVA Jatim-Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berhasil menangkap 12 tersangka dalam operasi gabungan pengungkapan jaringan narkotika internasional yang menyelundupkan 3,37 ton kuncup bunga kanabis (cannabis buds) berkedok impor barang di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Kamis, 2 Juli 2026.
Operasi yang berlangsung di kawasan Pergudangan Prambanan Bizland, Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik itu mengungkap upaya penyelundupan narkotika yang diduga berasal dari Thailand.
Dari 12 orang yang diamankan, salah satunya merupakan warga negara asing (WNA) yang kini masih menjalani pemeriksaan intensif.
Penyelidikan sementara mengungkap jaringan ini dikendalikan oleh dua warga negara asing yang berada di luar Indonesia, yakni warga negara Malaysia berinisial CKF alias L dan warga negara Tiongkok berinisial ZL alias J.
Selain menangkap para tersangka, petugas menyita barang bukti berupa 3,37 ton kuncup bunga kanabis kering yang ditemukan di dalam empat kontainer. Narkotika tersebut dikemas dalam puluhan kardus dan 79 koper untuk mengelabui petugas dengan modus impor barang.
Kepala BNN RI Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengatakan pengungkapan kasus ini merupakan hasil operasi bersama BNN dan Bea Cukai dalam membongkar jaringan narkotika lintas negara.
"Pengungkapan ini merupakan bagian dari joint operation antara BNN dan Bea Cukai dalam upaya penegakan hukum terhadap jaringan narkotika internasional," ujar Suyudi saat konferensi pers di lokasi pengungkapan.
Menurutnya, sindikat yang berhasil diungkap merupakan jaringan baru yang melibatkan sejumlah negara, termasuk Thailand dan Indonesia. Barang bukti berupa kuncup bunga kanabis diduga akan diekstraksi menjadi cairan rokok elektronik atau vape sebelum diedarkan ke berbagai daerah di Indonesia.
"Ini harus menjadi kewaspadaan bersama, karena narkoba sekarang sudah masuk ke berbagai lini, termasuk dimanfaatkan untuk cairan vape yang banyak digunakan masyarakat," katanya.
Deputi Pemberantasan BNN RI Irjen Pol Aswin Sipayung menambahkan, 3,37 ton kuncup bunga kanabis tersebut diduga akan dipasarkan ke sejumlah kota besar, antara lain Surabaya, Bali, Makassar, dan Medan.
Menurut Aswin, keberhasilan operasi gabungan tersebut diperkirakan telah menyelamatkan lebih dari 10 juta jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Selain itu, potensi kerugian ekonomi yang berhasil dicegah ditaksir mencapai lebih dari Rp5 triliun.